Pasundan Merona, Wujud Kekayaan Budaya Jawa Barat

Senin, 20 Januari 2014 | 00:21 WIB
KT
FH
Penulis: Kharina Triananda | Editor: FER
Tarian Manuk Dadali
Tarian Manuk Dadali (Istimewa)

Jakarta - Galeri Indonesia Kaya yang berlokasi di Mall Grand Indonesia, minggu ini mempersembahkan pertunjukan kebudayaan khas Jawa Barat. Bila pada Sabtu (18/1) kemarin mereka menampilkan musik tradisional angklung yang dibawakan oleh Saung Angklung Udjo, hari ini mereka menampilkan tarian khas Jawa Barat yang ditampilkan oleh Kinarya GSP.

Kinarya GSP menampilkan pertunjukan bertajuk Pasundan Merona dengan 5 tarian khas Jawa Barat, yakni Bajidor Kahot (perpaduan tarian Jawa Barat dan Bali), Tokecang, Kangkung Bandung, Topeng Kelana dan Manuk Dadali.

Seperti pada pertunjukan-pertunjukan sebelumnya, Kinarya GSP memadukan sentuhan klasik dan modern pada tarian-tarian tersebut di satu panggung.

"Sebenarnya tarian Jawa Barat banyak, namun kita memilih kelima tarian tersebut karena selain kelima itu adalah beberapa stok koreografi yang Kinarya GSP miliki, juga merupakan tarian yang sangat mewakili Jawa Barat," ujar Alexander Hassim, sutradara dan koreografer Kinarya GSP di sela-sela pertunjukan Pasundan Merona di Jakarta, Minggu (19/1).

Tarian dengan kostum dan koreografer klasik ditampilkan Kinarya GSP pada pertunjukan tarian Topeng Kelana yang merupakan tarian tradisional asal Cirebon. Pada tarian ini, digambarkan sosok amarah, iri dengki dan penuh dendam melalui topeng yang dikenakan sang penari.

"Memadukan unsur klasik dan modern sudah menjadi khas kita. Itu dilakukan agar penonton tidak bosan. Apalagi untuk di Galeri Indonesia Kaya ini dimana penontonnya sangat umum, mulai dari anak-anak hingga orang tua," lanjur Alex (sapaan akrabnya.

Namun, Alex melanjutkan, walaupun ada sentuhan modern Kinarya GSP tidak pernah meninggalkan akar budaya Indonesia.

Selain itu, Alex juga mengaku tidak merasa kesulitan dalam mengarahkan koreografi tarian Jawa Barat. Menurutnya, semua penari harus bisa menguasai tarian tradisional dari Indonesia.

"Saya sangat senang akhirnya ada wadah seperti Galeri Indonesia Kaya ini. Selain sangat baik efeknya untuk penari, juga bisa memberi pilihan hiburan bagi pengunjung mall," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon