Waduk Ciawi dan Sukamahi Hanya Bisa Kurangi 10% Banjir Jakarta

Kamis, 23 Januari 2014 | 01:45 WIB
SH
B
Penulis: Siprianus Edi Hardum | Editor: B1
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto bicara soal banjir di Jabodetabek.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto bicara soal banjir di Jabodetabek. (Beritasatu.com)

Jakarta - Waduk Ciawi dan Sukamahi yang rencananya mulai dibangun tahun 2015 dan selesai tahun 2018, hanya bisa mengurangi banjir masuk ke Jakarta sekitar 10%. Waduk Sukamahi disebut hanya bisa menampung air 2,4 juta meter kubik (m3), sementara Waduk Ciawi cuma bisa menampung air 11,8 juta m3.

Hal tersebut sebagaimana dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto, di kantornya, Rabu (22/1). Dijelaskan Djoko, Waduk Sukamahi akan dibangun di atas lahan seluas 46 hektare (ha), sedangkan Waduk Ciawi akan dibangun di atas lahan seluas 104 ha.

Djoko pun mengatakan, dua waduk yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu, dapat mulai dibangun pada tahun 2015, dengan catatan pengadaan tanah yang dilakukan pemerintah daerah dapat selesai. Konstruksinya direncanakan akan berlangsung selama 2-3 tahun.

"Bisa dibangun pada tahun 2015. Saat ini detail engineering design sedang disempurnakan. Dapat selesai pada 2018, namun tergantung pembebasan lahan," kata Djoko.

Djoko pun mengatakan bahwa dana untuk membangun dua waduk itu disediakan sebesar Rp1,8 triliun, di mana semuanya berasal dari anggaran Kementerian PU.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon