Wiranto Janji Bereskan Masalah Kesejahteraan dan Berantas Korupsi
Minggu, 30 Maret 2014 | 13:11 WIBJakarta - Pemerintahan saat ini dinilai belum bisa memaksimalkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia Indonesia sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat belum merata. Parahnya, korupsi juga makin meluas sehingga rakyat makin menderita.
Menurut Capres Partai Hanura Wiranto, Indonesia adalah negara kaya dengan pantai dan laut paling luas di dunia. Begitu juga di daratan, kekayaan alam melimpah ruah.
Sayangnya, ujar Ketua Umum Hanura yang juga mantan Panglima TNI itu, anugerah yang luar biasa itu masih disia-siakan pemimpin bangsa ini.
"Buktinya, kehidupan rakyat kecil masih susah, itu menandakan keadilan belum merata di Indonesia," kata Wiranto, seperti dimuat dalam keterangan Media Center Partai Hanura, di Jakarta, Minggu (30/3).
Tema itu diangkat Wiranto dalam orasi kampanye di Stadion Moh. Sarengat, Batang, Jawa Tengah, hari ini.
Wiranto menegaskan, bangsa dan negara Indonesia membutuhkan perubahan. Sebab itulah cara satu-satunya agar kesejahteraan rakyat dapat tercipta.
Pada titik itu, Hanura bisa menjadi jawaban karena melaksanakan ideologinya didahului dengan gerakan moral. Maka itu Hanura pun siap memberantas korupsi di Indonesia, sebagai penyakit yang paling kronis menggerogoti sendi kehidupan berbangsa.
Pada kesempatan itu, Wiranto menekankan, salah satu penyebab masyarakat Indonesia masih menderita adalah banyaknya para pemimpin dan wakil rakyat yang korupsi.
Berdasarkan catatan, Kemdagri pernah meramalkan hingga akhir tahun 2013 saja ada total 300 kepala daerah yang terjerat kasus korupsi.
Sejak tahun 2004 sampai Februari 2013, sudah ada 291 kepala daerah, baik gubernur, bupati, atau walikota yang terjerat kasus korupsi. Rinciannya, gubernur 21 orang, wakil gubernur 7 Orang, bupati 156 orang, wakil bupati 46 orang, walikota 41 orang dan wakil walikota 20 orang.
Data itu masih belum memasukkan data anggota dan mantan anggota DPR beserta kroni-kroninya yang terjerat kasus korupsi.
Wiranto mengklaim, partai yang dipimpinnya adalah partai yang paling bersih dari korupsi. Karenanya dia meminta agar masyarakat memilih Hanura dan bersama-sama memberantas korupsi.
"Partai Hanura menjadi partai yang paling bersih. Penyakit korupsi bisa kita berantas bersama-sama dengan hati nurani," ujar Wiranto.
Di dalam kampanye di Batang itu, Wiranto mengatakan ia pernah jadi tukang becak, tukang asongan, dan kernet bus. Dengan pernah merasakan rasanya menderita, Wiranto mengklaim ia tidak akan berkhianat kepada masyarakat.
Di salah satu stasiun televisi, Wiranto memang pernah menyamar sebagai tukang becak, pedagang asongan, dan kernet. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengetahui susahnya menjadi orang cilik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




