Kades se-Indonesia Desak DPR Sahkan RUU Pemerintahan Desa
Senin, 5 Desember 2011 | 12:57 WIB
300-an lebih bupati dan ketua DPRD se-Indonesia meneken surat dukungan.
Ribuan lurah dan kepala desa se-Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara) mendesak pemerintah dan DPR segera membahas RUU Pemerintahan Desa untuk segera disahkan menjadi UU.
Aksi ini merupakan lanjutan dari rangkaian unjuk rasa yang dilakukan Parade Nusantara, yang beranggotakan lebih dari 40 ribu kepala desa se-Indonesia, beberapa bulan lalu.
Pada 11 November 2011 lalu, kelompok itu melakukan gerakan serentak di seluruh Kabupaten di Indonesia untuk memohon Surat dukungan dari para Bupati dan Ketua DPRD di seluruh Kabupaten Indonesia. Hasilnya, 300-an lebih bupati dan ketua DPRD se-Indonesia meneken surat dukungannya.
Saat ditemui Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, di Jakarta, hari ini, Ketua Umum Parade Nusantara, Sudir Santoso, mengatakanaksi tersebut sebagai upaya untuk menyelamatkan desa. Kekuatan pertahanan ekonomi desa tidak perlu diragukan lagi. Bahkan saat krisis ekonomi1998 di mana pengusaha bangkrut, desa tetap tidak tergoyahkan sebagai penyangga ekonomi. "Tidak tak ada alasan menolak pembuatan RUU ini," kata Sudir.
Menjawab tuntutan itu, Priyo menyatakan, DPR dan pemerintah sudah sepakat bahwa draf RUU itu akan dikerjakan oleh pemerintah. Hanya saja, lanjutnya, hingga saat ini draf-nya belum diserahkan ke DPR.
Priyo menjelaskan, DPR sudah mengirimkan surat kepada Presiden SBY pada 13 Oktober lalu untuk mendesakkan agar draf RUU itu segera diselesaikan dan diserahkan ke DPR. "Tapi belum ada tanggapan juga," ujar politikus Golkar itu.
Dalam pertemuan itu, Priyo didampingi Wakil Ketua Komisi II yang membidangi masalah pemrintan daerah (pemda) dan Otonomi Daerah, Chaeruman Harahap, Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, serta anggota Komisi II Budiman Sujatmiko.
Sementara itu, ribuan anggota Parade Nusantara lainnya tetap berdemonstrasi di depan Gedung DPR, tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Ribuan lurah dan kepala desa se-Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara) mendesak pemerintah dan DPR segera membahas RUU Pemerintahan Desa untuk segera disahkan menjadi UU.
Aksi ini merupakan lanjutan dari rangkaian unjuk rasa yang dilakukan Parade Nusantara, yang beranggotakan lebih dari 40 ribu kepala desa se-Indonesia, beberapa bulan lalu.
Pada 11 November 2011 lalu, kelompok itu melakukan gerakan serentak di seluruh Kabupaten di Indonesia untuk memohon Surat dukungan dari para Bupati dan Ketua DPRD di seluruh Kabupaten Indonesia. Hasilnya, 300-an lebih bupati dan ketua DPRD se-Indonesia meneken surat dukungannya.
Saat ditemui Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, di Jakarta, hari ini, Ketua Umum Parade Nusantara, Sudir Santoso, mengatakanaksi tersebut sebagai upaya untuk menyelamatkan desa. Kekuatan pertahanan ekonomi desa tidak perlu diragukan lagi. Bahkan saat krisis ekonomi1998 di mana pengusaha bangkrut, desa tetap tidak tergoyahkan sebagai penyangga ekonomi. "Tidak tak ada alasan menolak pembuatan RUU ini," kata Sudir.
Menjawab tuntutan itu, Priyo menyatakan, DPR dan pemerintah sudah sepakat bahwa draf RUU itu akan dikerjakan oleh pemerintah. Hanya saja, lanjutnya, hingga saat ini draf-nya belum diserahkan ke DPR.
Priyo menjelaskan, DPR sudah mengirimkan surat kepada Presiden SBY pada 13 Oktober lalu untuk mendesakkan agar draf RUU itu segera diselesaikan dan diserahkan ke DPR. "Tapi belum ada tanggapan juga," ujar politikus Golkar itu.
Dalam pertemuan itu, Priyo didampingi Wakil Ketua Komisi II yang membidangi masalah pemrintan daerah (pemda) dan Otonomi Daerah, Chaeruman Harahap, Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, serta anggota Komisi II Budiman Sujatmiko.
Sementara itu, ribuan anggota Parade Nusantara lainnya tetap berdemonstrasi di depan Gedung DPR, tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




