Tuntut Pembangunan Pabrik Semen, Warga Datangi Kantor Bupati Rembang
Kamis, 25 September 2014 | 19:47 WIBSemarang - Tak hanya demo di Kantor Gubernur Jawa Tengah dan PTUN Semarang, warga Rembang yang setuju dengan pembangunan pabrik PT Semen Indonesia juga mendatangi Kantor Bupati Rembang, Kamis (25/9).
Sebanyak 50 orang yang menamakan dirinya Kaum Pencari Kerja dan LSM Semut Abang menuntut Pemkab Rembang agar memperjuangkan nasib mereka untuk dapat bekerja di perusahaan tersebut, tanpa ada persyaratan yang berat.
Selain itu, mereka juga menuntut PT Semen Indonesia untuk mempekerjakan tenaga lokal.
"Kendati masih ada pro dan kontra, kami tetap mendukung berdirinya pabrik semen di Kabupaten Rembang,'' kata Koordinator Aksi, Suparno.
Pakar Geoteknik, Hidrologi dan Lingkungan Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Budi Sulistijo berpendapat, lokasi penambangan dan pabrik Semen Indonesia di Rembang, sudah memenuhi seluruh syarat perijinan penambangan yang ditentukan pemerintah.
Dalam proses feasibility study yang dilakukan, dapat dipastikan bahwa lokasi penambangan dan pabrik Semen Indonesia tidak berada di Kawasan Bentang Alam Karst Sukolilo.
"Area penambangan yang dilakukan Semen Indonesia di Rembang, dilakukan di zona kering dan bukan di zona transisi maupun zona jenuh, sehingga tidak akan mengurangi cadangan air tanah yang kedalamannya jauh di bawah tanah," ujar Budi.
Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng, Teguh Dwi Paryono mengatakan, pembangunan pabrik semen dapat terus berjalan, kendati masih ada sebagian warga yang menolak.
"Insya Allah, jalan terus," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




