Kurangi Urbanisasi, Menteri Marwan Ingin Desa Ciptakan "Gula-gula"
Jumat, 5 Desember 2014 | 17:22 WIBJakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengajak kepala desa untuk menciptakan "gula-gula" di daerahnya agar mengurangi arus urbanisasi. Salah satu caranya adalah dengan membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
"Kami ingin membangun dari desa, menciptakan 'gula-gula' di desa. Jika desanya maju, warganya tidak perlu ke Jakarta atau jadi TKI," kata Marwan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (5/12).
Karena itu, dia menginstruksikan kepala desa untuk membentuk BUMDes sesuai dengan potensi desa masing-masing. Kemdes akan bekerja untuk membentuk koperasi di pedesaan.
Dari segi infrastruktur, kementerian akan memfasilitasi 5.000 desa dengan jaringan internet online. Pelaksanaannya kemungkinan dilaksanakan tahun depan. Hal itu tentu mensyaratkan para perangkat desa belajar menggunakan perangkat komputer.
Dia melanjutkan, kesiapan desa akan mempengaruhi pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan desa. Pemerintah akan menyiapkan tenaga pendamping desa untuk mengawal dan membantu implementasi dana desa. Kata Marwan, para pendamping itu akan memberikan asistensi dalam proses pembangunan desa mulai dari perencanaan, pembangunan hingga pelaporannya.
Marwan mengunjungi desa tertinggal di Desa Sriwedari, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada hari ini. Di Pesawaran, seluruh camat hadir, termasuk Kepala Desa di Kecamatan Tegineneng. Menteri Marwan secara simbolis menyerahkan bantuan sosial di kabupaten itu sebesar Rp 10 miliar. Bantuan itu antara lain berupa alat kesehatan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, kapal feeder, dan bantuan penguatan kapasitas masyarakat, serta lembaga kesehatan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




