Owa Jawa Akan Kembali Dilepasliarkan di Malabar
Selasa, 21 April 2015 | 16:16 WIB
Jakarta - Pelestarian satwa endemik Owa Jawa terus dilakukan. Rencananya dua pasang Owa Jawa akan dilepasliarkan ke habitat alaminya di Gunung Puntang, Kawasan Hutan Lindung Gunung Malabar Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/4).
Pelepasliaran untuk ketiga kalinya ini merupakan kerja sama Perum Perhutani dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Yayasan Owa Jawa.
Direktur Utama Perum Perhutani Mustoha Iskandar mengatakan, konservasi Owa Jawa merupakan upaya untuk mempertahankan kualitas kawasan hutan lindung Perum Perhutani. Sebab Owa Jawa dapat dijadikan indikator kondisi hutan yang sehat dan terjaga.
Owa Jawa yang akan dilepasliarkan adalah pasangan bernama Robin (jantan) dan Moni (betina) serta pasangan Moli (jantan) dan Nancy (betina). Sebelumnya, Owa tersebut dijadikan peliharaan masyarakat.
Kedua pasang Owa Jawa tersebut telah menjalani proses rehabilitasi selama 7-11 tahun di Javan Gibbon Center Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
"Ancaman Owa di habitat aslinya adalah eksploitasi habitatnya dan perburuan. Owa yang dikembalikan ke hutan adalah Owa yang sudah mampu beradaptasi," katanya di Jakarta, Selasa (21/4).
Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati KLHK Bambang Dahono mengungkapkan saat ini populasi Owa Jawa sekitar 5310 ekor. Habitat Owa Jawa ini kebanyakan berada di Gunung Gede Pangrango, Halimun dan Ujung Kulon.
"Sekarang populasinya hanya naik dua persen karena tekanan masyarakat. Dengan program pelepasliaran ini ditargetkan naik 3 persen. Bahkan pemerintah menargetkan bisa 10 persen," katanya.
Ketua Pengurus Yayasan Owa Jawa Noviar Handayani mengatakan perdagangan Owa Jawa saat ini masih terjadi. Rata-rata Owa Jawa dijual Rp 200.000-Rp 300.000 per ekor.
"Setelah pelepasliaran ini pun akan ada tim patroli yang memonitor untuk menjamin tidak ada kegiatan perburuan," ujarnya.
Owa Jawa (Hylobates moioch) tergolong salah satu primata yang paling terancam kepunahan dari habitat aslinya akibat pembukaan hutan untuk berbagai keperluan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




