TNI Kontak Senjata di Puncak Jaya

Jumat, 1 Mei 2015 | 22:24 WIB
RI
WP
Penulis: Robert Isidorus | Editor: WBP
Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjend TNI Fransen G Siahaan sedang memberikan keterangan kepada wartawan di Loby Kodam XVII Cenderawasih.
Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjend TNI Fransen G Siahaan sedang memberikan keterangan kepada wartawan di Loby Kodam XVII Cenderawasih. (Suara Pembaruan/ Roberth Vanwi)

Jayapura - Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan), di Puncak Jaya terlibat kontak senjata dengan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) Pimpinan Tenga Mati Telenggen di pintu angin Kampung Yambi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (1/5) pagi.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun saat menyisir lokasi, personel TNI menemukan satu pucuk senjata api laras pendek.

Panglima Komando Daerah Militer XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen Siahaan, membenarkan kejadian tersebut. Menurut Fransen, insiden kontak tembak berlangsung sekitar pukul 06.15 WIT ketika Patroli Satgas Pamrahwan, berpapasan dengan kelompok TPN-OPM Yambi pimpinan Tenga Mati Telenggen.

"Mereka menembaki patroli, yang langsung dibalas prajurit TNI. Sempat terjadi kontak tembak beberapa saat, namun akhirnya mereka kabur ke hutan," kata Panglima kepada wartawan melalui telepon selulernya, Jumat (1/5) sore.

Pascakontak senjata kata Panglima, tim satgas langsung melakukan penyisiran ke arah kelompok penyerang dan menemukan satu pucuk senjata laras pendek. "Kemungkinan pemiliknya tertembak namun dibawa oleh rekannya. Satu anggota OPM tewas tertembak," kata Fransen.

Saat ini menurut Fransen, personel Satgas Pamrahwan masih melakukan pengejaran sekaligus mengantisipasi aksi balasan dari kelompok bersenjata itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon