Lagi, 1 Tewas Ditembak Kelompok Separatis Papua
Sabtu, 21 Januari 2012 | 13:50 WIB
Puncak Jaya dikenal sebagai pusat separatis Papua.
Kelompok separatis Papua kembali menembak seorang pria (31) hingga tewas di Puncak Jaya, Provinsi Papua, Indonesia, hari ini.
Korban tewas yang diketahui sebagai penjual makanan ini ditembak dari belakang oleh orang tak dikenal di sebuah desa di Puncak Jaya, Papua pada Jumat malam. Wilayah ini memang dikenal sebagai pusat separatis Papua.
"Ia ditembak mati saat sendiri di kiosnya," kata Kapolres Puncak Jaya, AKBP Alex Korwa di Papua, hari ini.
Alex mengatakan, tidak ada saksi mata yang melihat kejadian itu. Namun berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), warga setempat mendengar serangkaian bunyi tembakan. "Saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit setempat.
Pada bulan Desember, dua polisi dibunuh oleh kelompok bersenjata tak dikenal di daerah yang sama. Ratusan aparat keamanan telah dikirim sejak Oktober 2011 lalu setelah seorang perwira polisi tewas dalam serangan serupa. "OPM (Gerakan Papua Merdeka) mungkin menjadi salah satu penyerang," kata Korwa.
Pada minggu lalu, dua pekerja Freeport-McMoRan ditemukan tewas di dekat lokasi tambang. Akibat serangkaian kejadian ini, sejumlah pekerja Freepor sempat melakukan aksi mogok sebagai protes atas tindak kekerasan selama berbulan-bulan.
Masyarakat Papua menolak status otonomi khusus dari pemerintah Indonesia, dan menuntut referendum.
Kelompok separatis Papua kembali menembak seorang pria (31) hingga tewas di Puncak Jaya, Provinsi Papua, Indonesia, hari ini.
Korban tewas yang diketahui sebagai penjual makanan ini ditembak dari belakang oleh orang tak dikenal di sebuah desa di Puncak Jaya, Papua pada Jumat malam. Wilayah ini memang dikenal sebagai pusat separatis Papua.
"Ia ditembak mati saat sendiri di kiosnya," kata Kapolres Puncak Jaya, AKBP Alex Korwa di Papua, hari ini.
Alex mengatakan, tidak ada saksi mata yang melihat kejadian itu. Namun berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), warga setempat mendengar serangkaian bunyi tembakan. "Saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit setempat.
Pada bulan Desember, dua polisi dibunuh oleh kelompok bersenjata tak dikenal di daerah yang sama. Ratusan aparat keamanan telah dikirim sejak Oktober 2011 lalu setelah seorang perwira polisi tewas dalam serangan serupa. "OPM (Gerakan Papua Merdeka) mungkin menjadi salah satu penyerang," kata Korwa.
Pada minggu lalu, dua pekerja Freeport-McMoRan ditemukan tewas di dekat lokasi tambang. Akibat serangkaian kejadian ini, sejumlah pekerja Freepor sempat melakukan aksi mogok sebagai protes atas tindak kekerasan selama berbulan-bulan.
Masyarakat Papua menolak status otonomi khusus dari pemerintah Indonesia, dan menuntut referendum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




