Nazaruddin Hilangkan Jejak di Akta Perusahaan

Kamis, 26 Januari 2012 | 11:51 WIB
SS
B
Penulis: SP/Novianti Setuningsih/INU | Editor: B1
Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group, Yulianis menyampaikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus Wisma Atlet dengan terdakwa M Nazarudin di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Jakarta (25/1/12).  FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari
Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group, Yulianis menyampaikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus Wisma Atlet dengan terdakwa M Nazarudin di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Jakarta (25/1/12). FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari
Perusahaan Nazaruddin seperti layaknya perusahaan keluarga.

Mantan anak buah M Nazaruddin, Yulianis mengatakan mantan bosnya di PT Permai Grup itu sengaja menghapus namanya dari akta perusahaan.

"Itu modus Pak Nazaruddin seperti itu. Dia namanya tidak mau ada di akta perusahaan. Sebab, beliau akan menjadi anggota DPR RI di tahun 2009," kata Yulianis seusai bersaksi untuk terdakwa kasus suap Wisma Atlet SEA Games 2011, Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (25/1) sore.
 
Tidak hanya Nazaruddin, mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup ini mengatakan istri Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni juga dihilangkan dari akta perusahaan.

Demikian juga nama kakak Nazaruddin, M Nasir juga dihilangkan. Karena itu, dalam akta-akta perusahaan yang bernaung di bawah Permai Grup mayoritas mencantumkan nama adik Nazaruddin, Mujahidin Nur Hasyim.
 
Bahkan, Yulianis mengaku Nazaruddin memaksa setiap karyawannya untuk menjadi pengurus dari sekitar 35 perusahaan Nazaruddin. Sehingga, harus memasukkan nama mereka dalam akta perusahaan.
 
"Jika kami tidak mau menjadi pengurus salah satu perusahaan, gaji kami dipotong. Dengan rincian, setingkat Supervisor ke atas dipotong Rp1 juta. Sedangkan, setingkat staf dipotong Rp500 ribu," ungkap Yulianis.
 
Atas alasan pemotongan gaji tersebut, Yulianis mengaku terpaksa menuruti perintah Nazaruddin untuk menjadi komisaris PT Eksekutif Money Changer. Di mana, salah satu perusahaan yang tergabung dalam Permai Grup.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon