Dihadiri 60 Negara

Indonesia Fasilitasi Tiga Pertemuan Internasional Terkait Agenda Perkotaan

Jumat, 2 Oktober 2015 | 07:19 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Ilustrasi pertanian dan perkebunan perkotaan.
Ilustrasi pertanian dan perkebunan perkotaan. (Istimewa)

Jakarta - Dalam rangka mempersiapkan masukan New Urban Agenda di wilayah Asia Pasifik, Indonesia akan mengambil peran serta sebagai tuan rumah kegiatan Asia-Pacific High-level Regional Meeting for Habitat III (HLRM), yang akan dihadiri sekitar 60 negara.

Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman, Direktorat Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Dwityo A Soeranto, mengatakan, Indonesia dipercaya untuk menjalankan peran strategis mendorong tercapainya kesepakatan New Urban Agenda khususnya di kawasan Asia Pasifik yang akan dituangkan dalam kesepakatan Jakarta.

"HLRM rencananya akan dilaksanakan di Fairmont Convention Center, Jakarta pada tanggal 21-22 Oktober 2015. Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan didukung oleh UN-ESCAP dan UN-Habitat. Tema yang diangkat pada HLRM ini adalah Sustainable Urban Development in Asia Pacific: Towards a New Urban Agenda," ujar Dwityo dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (1/10) malam.

Penyelenggaraan pertemuan ini, lanjut dia, akan didahului kegiatan pendukung berupa Asia-Pacific Urban Youth Assembly (APUF-Y) dan Asia Pacific Urban Forum ke-6 (APUF-6) yang dilaksanakan bekerjasama dengan UN-ESCAP yang berkedudukan di Bangkok.

"Sedangkan acara HLRM sendiri, diselenggarakan bersama antara Pemerintah Indonesia dengan Sekretariat Habitat IIIyang berkedudukan New York. Acara APUF-Y akan diselenggarakan pada tanggal 17-18 Oktober yang akan datang, dan acara APUF-6 diselenggarakan pada tanggal 19-21 Oktober 2015," papar dia.

Pertemuan HLRM, lanjutnya, merupakan ajang para menteri dari berbagai negara Asia-Pasifik memaparkan isu-isu kunci urbanisasi di kawasan ini yang harus ditangani dan menjadi salah satu isu dalam Agenda Perkotaan Baru (New Urban Agenda) untuk kurun waktu dua puluh tahun yang akan datang.

Sepanjang kegiatan HLRM, kata Dwityo, para menteri dari negara-negara Asia Pasifik dan kepala delegasi dari berbagai organisasi internasional akan memberikan pernyataan mereka, termasuk Ketua Persidangan dan perwakilan dari General Assembly of Partners (GAP/Majelis dari para partner)akan menyajikan rekomendasi mereka untuk HLRM.

"Keluaran utama dari pertemuan tingkat menteri ini adalah perumusan pernyataan yang mewakili pandangan dari negara-negara Asia-Pasifik pada isu-isu kunci untuk Agenda Baru Pembangunan Perkotaan. Pernyataan ini akan menjadi penting sebagai masukan untuk perumusan Zero Document pada Agenda Baru Pembangunan Perkotaan," jelasnya.

Dwityo yang juga berperan sebagai ketua penyelenggara menambahkan, APUF-6 adalah forum multistakeholder di bidang pembangunan perkotaan yang dilaksanakan secara periodik setiap 4-5 tahun oleh UNESCAP yang ditujukan untuk memberikan landasan kewilayahan bagi para pemangku kepentingan dan pelaku pembangunan perkotaan terutama untuk mendiskusikan isu pembangunan perkotaan yang muncul dan penting dari prespektif berbagai stakeholder.

"APUF-6 diharapkan menjadi wadah berbagi pengalaman mengenai praktik-praktik terbaik dan pendekatannya, yang mampu memberikan peluang kerjasama dan jaringan kemitraan dalam proses global dan regional dan perumusan tujuan pembangunan berkelanjutan," kata Dwityo.

Sampai tahun 2015, papar dia, APUF belum melibatkan para generasi muda perkotaan sebagai bagian dari stakeholder. Asia-Pacific Urban Youth Assembly (APUF-Y) di Jakarta akan menjadi model baru partisipasi pemuda untuk agenda perkotaan di kawasan Asia Pasifik, yang didasarkan pada keberhasilan Urban Youth Assembly (Sidang Perkotaan Pemuda dunia) yang diadakan selama World Urban Forum sejak tahun 2004.

"Tindak lanjut dari rangkaian acara ini, yang terdiri APUF-Y, APUF-6 dan puncaknya pada penyelenggaraan HLRM, akan dilaksanakan pertemuan tingkat tinggi lanjutan PrepCom III untuk wilayah Asia Pasifik di Surabaya pada bulan juli 2016," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon