Rio Ditawari Jadi JC, ICW: Sinyal Keterlibatan Pihak Lain
Sabtu, 24 Oktober 2015 | 18:33 WIB
Jakarta - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz mengungkapkan sinyal keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi dana bansos Sumatera Utara. Menurutnya, sinyal ini menguat dengan adanya tawaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada mantan Sekjen Nasdem Patrice Rio Capella untuk menjadi justice collaborator (JC).
Sebagaimana diketahui, kuasa hukum Rio Capella, Maqdir Ismail, mengatakan bahwa kliennya sempat ditawari oleh KPK menjadi JC saat pemeriksaan di KPK pada Jumat (23/10) malam. Namun, Rio, kata Maqdir belum memutuskan menerima tawaran KPK karena sudah mengungkapkan semua kasus yang menjeratnya.
"Bagi saya, ketika KPK menawarkan Rio Capella jadi justice collaborator (JC) secara tersirat ada keterlibatan aktor lain," kata Donal di Jakarta, Sabtu (24/10).
Menurut Donal, KPK pasti menduga ada keterlibatan pihak lain yang menjadi aktor puncak atau aktor intelektual dalam kasus suap bansos di Sumut yang melibatkan Rio Capella. Pasalnya, penawaran menjadi JC berarti ada middle man, bukan aktor puncak.
"Kalau dia (Rio Capella) adalah pelaku puncak pada orang yang level tertinggi, tentu tidak ada penawaran jadi JC," tandasnya.
Saat ditanya, siapa pihak lain yang menjadi aktor puncak atau aktor intelektual dalam kasus ini, Donal enggan berspekulasi. Dia lebih memilih menunggu pengusutan yang dilakukan KPK.
"Saya tidak mau spekulasi. Silakan KPK yang berbicara. Kalau tidak masuk wilayah pidana ya berarti masuk wilayah etik (aktor menengah tersebut)," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




