Petani Jayapura Keluhkan Kelangkaan Pupuk Urea
Minggu, 1 November 2015 | 20:15 WIB
Jayapura - Kelompok tani asal Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, mengeluhkan kelangkaan pupuk urea di daerah itu.
Ketua Gabungan Kelompok Tani Koya Barat, Tejo Purwoto, di Jayapura, Minggu (1/111), mengemukakan kurangnya ketersediaan pupuk urea di wilayahnya sehingga menyulitkan para petani untuk menanam.
"Kendala yang biasa dialami para petani kami itu pupuk, sering telat juga terkadang kosong," katanya.
Pupuk yang kurang itu, kata dia, pupuk Urea, dan pupuk npk itu sering kosong, sehingga petani mengalami kesulitan.
Purwanto mengatakan, para petani di wilayah Koya Barat kebanyakan menanam berbagai tanaman holtikultura, palawija, dan padi.
"Ada 21 kelompok tani, jenis-jenis tanaman yang selama ini dikelolah itu, kalau di Koya Barat itu terutama padi, holtikultura, palawija," jelasnya.
Ketua Gapoktan Koya Barat ini mengatakan, dari 21 kelompok tani, ada sebanyak 600 petani yang aktif bercocok tanam di wilayah tersebut.
Menurut dia, luas lahan untuk setiap jenis tanaman itu di wilayah tersebut seluas satu hektare.
"Kan lahannya ada yang satu hektare untuk padi, untuk sayuran, dan palawija,"katanya.
Ia berharap Dinas Pertanian setempat dapat memberikan solusi guna membantu para petani untuk mendapatkan pupuk kimia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




