Lagu Anak Minim, UMM Malang Gekar Workshop Cipta Lagu Anak
Rabu, 11 November 2015 | 05:02 WIB
Malang - Semakin kurangnya lagu anak-anak di Indonesia mendorong Lembaga Kebudayaan Universitas Muhammadiyah Malang (LK UMM) mengadakan workshop penciptaan lagu anak-anak. Namun kali ini, bukan lagu anak yang bersifat populer, tapi lagu yang bersifat edukatif dan Islami.
"Cara merusak moral bangsa itu sangat gampang, hancurkan kebudayaannya, maka bangsa ini akan hancur," ujar Sigit Baskara, pendiri Bumi Jogja Studio (BJS) yang juga pencipta lagu anak-anak, pada Workshop Penciptaan Lagu Anak-anak yang Edukatif dan Islami, di Gedung Theater UMM Dome, Kota Malang, Senin (9/11).
Kegiatan workshop diikuti sekitar 200 peserta dari mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) serta guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta guru Taman Kanak-kanak (TK) se-Provinsi Jawa Timur.
Sigit menilai, lagu yang dinyanyikan anak saat ini kurang edukatif. Isinya tidak memiliki makna yang mendidik budaya. Sigit mencontohkan lagu Nina Bobok, yang menceritakan seorang anak bernama Nina yang jika tidak segera tidur akan digigit nyamuk. Padahal, lanjut Sigit, nyamuk adalah hewan yang sering menyebabkan kematian. Sigit mengaku prihatin jika lagu ini dinyanyikan oleh ibu kepada anak.
Kepala LK UMM Tri Sulistyaningsih mengatakan, kegiatan workshop itu merupakan bentuk dedikasi LK terhadap kebudayaan dan pendidikan yang berkembang saat ini. "Anak usia dini adalah masa-masa golden age yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan pembelajaran atitude, serta budaya yang baik dalam bertutur dan bertingkah laku. Pendidikan yang mereka terima pada masa inilah yang akan dibawa sampai mereka besar nanti," ungkapnya.
Sementara itu Titis Anggraini, peserta perwakilan dari TK Darmawanita Dau, Kabupaten Malang mengaku senang karena mendapat banyak ilmu baru tentang lagu edukatif dan Islami yang bisa diajarkan pada anak-anak. "Selama ini saya hanya mengajarkan lagu-lagu lama dan tidak menyadari bahwa lagu-lagu tersebut kurang mendidik. Dengan adanya workshop, ke depan saya akan mengajarkan lagu-lagu yang lebih mendidik demi memberikan muatan edukatif kepada anak didik," ujar Titis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




