Muhammadiyah Hormati Pimpinan Baru KPK
Sabtu, 19 Desember 2015 | 18:41 WIB
Kudus- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menghormati hasil pemilihan pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan Komisi III DPR.
"Sebetulnya, agak kecewa karena tokoh yang sudah punya reputasi justru tidak masuk dalam daftar pemilihan lima pimpinan KPK yang baru. Meskipun demikian harus dihormati karena itu merupakan proses politik," ujarnya ditemui usai pembukaan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-47 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Alun-alun Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (19/12).
Seharusnya, kata dia, ada perpaduan antara tokoh yang lama dan punya integritas luar biasa dengan pimpinan yang baru. Apabila unsur pimpinannya baru semua, kata dia, tentunya akan memulai dari awal lagi.
Ia berharap KPK ke depan bukan soal pencegahan saja, mengingat KPK namanya saja Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurutnya, revisi Undang-Undang yang hanya menekankan KPK untuk menjadi lembaga pencegahan tentunya tidak sejalan dengan namanya. "Substansi itu penting, soal bagaimana menuntut kekurangan soal cara bisa diperbaiki nantinya," ujarnya.
Upaya pemberantasan korupsi, diharapkan tidak surut mengingat keberhasilan dalam pemberantasan korupsi yang diuntungkan merupakan bangsa dan negara. "Kami berharap Indonesia nantinya dalam pilar ketatanegaraannya semakin mapan," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




