Mantan Ibu Negara: Presiden Jokowi Harus Tegas Berantas Korupsi
Kamis, 4 Februari 2016 | 17:22 WIB
Jakarta - Mantan Ibu Negara Shinta Nuriyah Wahid mendesak Presiden Joko Widodo untuk tegas memberantas korupsi. Menurut Shinta ketegasan tersebut harus ditunjukan dengan menolak upaya-upaya pelemahan KPK, baik melalui revisi UU KPK atau kriminalisasi terhadap pimpinan dan penyidik KPK.
"Jokowi yang kita angkat sama-sama harus bertindak tegas memberantas korupsi dengan menolak pelemahan KPK dan kriminalisasi pimpinan KPK," ujar Shinta dalam acara "Jaringan Gusdurian dan Tokoh Lintas Agama untuk Memberikan Dukungan kepada Penguatan Pemberantasan Korupsi" di Rumah Pergerakan Griya Gusdur, Jalan Taman Amir Hamzah, Jakarta, Kamis (4/2).
Selain Shinta, hadir juga sejumlah tokoh lintas agama, antara lain, Ketua PBNU KH Imam Aziz, Sekretaris Jenderal Conference on Religion and Peace (ICRP) Romo Johannes Hariyanto, perwakilan Sikh Ben Rahal, Wakil Sekjen PGI Pendeta Krise Gosal, perwakilan dari Hindu Nyoman Udayana Sangging, dan perwakilan aliran kepercayaan Kapribadenan Suprih Suhartono.
Shinta mengakui bahwa Presiden Jokowi sebenarnya mempunyai perhatian terhadap persoalan korupsi. Namun, perhatian tersebut masih sebatas janji.
"Jokowi betul-betul memperhantikan ini karena janjinya dulu memberantas narkobah dan korupsi. Tapi, nyatanya korupsi masih ada," ungkap dia.
Dia juga sempat menyinggung kriminalisasi yang dialami oleh penyidik KPK Novel Baswedan. Apalagi, Ombudsman RI, katanya, telah menyimpulkan bahwa dalam kasus Novel Baswedan terjadi rekayasa dan proses yang tidak sesuai hukum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




