Andalkan Film Lokal, Pelanggan Video on Demand Hooq Sudah Tembus 100.000

Kamis, 19 Mei 2016 | 19:30 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Layanan video on-demand Hooq mengandalkan konten lokal untuk pelanggan di Indonesia
Layanan video on-demand Hooq mengandalkan konten lokal untuk pelanggan di Indonesia (Beritasatu.com/Herman)

Jakarta - Layanan video on-demand di Indonesia semakin beragam dengan hadirnya Hooq, perusahaan over the top (OTT) asal Singapura. Berbeda dengan Netflix yang menjadi pesaing utamanya, Hooq yang mulai hadir di Indonesia sejak Apri 2016 ini lebih menonjolkan konten-konten lokal, tidak hanya film Hollywood atau film Asia.

"Kekuatan kita salah satunya memang ada di konten lokal. Persentasenya sekitar 50 persen, mulai dari film Indonesia hingga serial televisi. Yang paling baru kita juga sudah dapat hak siar eksklusif untuk film Surat dari Praha," ungkap Country Head Hooq Indonesia, Guntur S Siboro, Jakarta, Kamis (19/5).

Strategi ini terbukti cukup berhasil menarik minat masyarakat Indonesia untuk mencoba Hooq. Baru satu bulan beroperasi, Hooq mengklaim pelanggannya sudah menyentuh angka 100.000.

Untuk memudahkan penggunanya di Indonesia dalam menikmati film-film yang disediakan, Hooq juga sudah bekerja sama dengan seluruh operator telekomunikasi yang ada di Indonesia, termasuk juga menyediakan paket bundling dengan Telkomsel.

"Yang sudah coba banyak, hampir 100.000. Kita juga terus menambah koleksi film-nya, sekarang sudah 40.000-an jam," tambah Guntur.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon