Ini Motif Belasan Anggota TNI Keroyok Dua Polisi di Bekasi
Selasa, 25 Juli 2017 | 06:56 WIB
Bekasi - Kapolrestro Bekasi Kombes Pol Asep Adisaputra mengungkapkan motif pengeroyokan terhadap dua anggota Polsek Serangbaru, Polrestro Bekasi oleh belasan anggota TNI Angkatan Darat (AD) di tempat hiburan malam, pada Sabtu (22/7) dini hari. Menurutnya, motif pelaku karena dipicu kesalahpahaman dengan kedua korban.
"Motifnya, karena adanya kesalahpahaman anggota polisi dengan anggota TNI," ujar Asep Adisaputra, Senin (24/7).
Dia mengatakan, kedua korban merupakan anggota Polsek Serangbaru, Polrestro Bekasi sedangkan para pelaku merupakan anggota Batalyon POM AD.
Kapolres tidak memaparkan detail kesalahpahaman yang dimaksud. "Kesalahpahaman tersebut dipastikan berawal dari individu masing-masing yang terlibat pertikaian di lokasi kejadian," katanya.
Dari kesalahpahaman tersebut, kedua kelompok ini kemudian membawa atribut kepolisian dan TNI.
Asep mengatakan, pihaknya bersama dengan instansi TNI AD segera menyelesaikan persoalan tersebut melalui pendekatan persuasif sehingga persoalan tersebut tak sampai melebar.
"Kasus ini ditangani secara profesional oleh Den POM AD, sesuai aturan yg berlaku, dan ini sebuah bentuk transparansi kepada masyarakat," imbuhnya.
Tak lupa, Kapolres mengapresiasi kepada POM AD yang menjenguk anggotanya yang sedang dirawat di Rumah Sakit Medirosa Cikarang, karena luka-luka akibat pengeroyokan tersebut, Senin (24/7).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban merupakan anggota Polsek Serangbaru, yakni Bripka Wirya dengan luka kepala mendapatkan 16 jahitan. Dan, Brigadir Hendra Prasetyo mengalami luka sobek dan mendapatkan 22 jahitan.
Aksi pengeroyokan ini terjadi di tempat hiburan malam, yang berlokasi Kampung Cibenda, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serangbaru, Kabupaten Bekasi. Kedua korban dikeroyok anggota TNI sekitar 18 personel.
Bahkan, anggota TNI ini menodongkan senjata yang diduga senjata api kepada korban Bripka Wirya, sedangkan rekan pelaku lainnya mengejar korban Brigadir Hendra dan melakukan pemukulan dan menginjak-injak Brigadir Hendra, hingga kedua korban mengalami luka parah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




