Bikin Buku, Kapolda Jateng Tekankan Kearifan Lokal Menjaga NKRI

Senin, 18 Desember 2017 | 11:58 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono (delapan dari kiri) dalam bedah bukunya di gedung Rama Shinta, Hotel Patra Jasa,
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono (delapan dari kiri) dalam bedah bukunya di gedung Rama Shinta, Hotel Patra Jasa, (istimewa)

Semarang - Buku karya Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono cukup menarik, di tengah situasi bangsa saat ini karena bertajuk "Memimpin dalam keberagaman, Kearifan Lokal menjaga NKRI".

Dalam isi buku tersebut, Kapolda Jateng mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat kebhinekaan karena merupakan hal mutlak yang dibutuhkan bangsa ini untuk menjaga persatuan dalam keberagaman.

"Pentingnya memimpin dalam menjaga kebinekaan dalam sebuah kesatuan wilayah yang memiliki keberagaman etnis, suku agama dan ras seperti di Jawa Tengah, " ujar Jenderal Bintang dua itu, dalam bedah bukunya di gedung Rama Shinta, Hotel Patra Jasa, Semarang, Senin (18/12).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Alissa Wahid dari jaringan Gus Durian yang konsen terhadap kebhinekaan, juga menjadi narasumber dalam bedah buku tersebut.

Tampak hadir sejumlah tokoh dalam bedah buku Kapolda Jateng antara lain, Pangdam Diponogoro, Kejati Jateng, Ketua MUI, Ketua FKUB, Ketua DPRD Jateng, Direktur Asia Foundation, Forum Kerukunan Umat beragama Provinsi, Kabupaten dan Kota, Rektor dan Ketua BEM perguruan tinggi di Jateng, Kapolrestabes, Kapolres se Jawa Tengah dan kalangan masyarakat.

Menurut Kapolda Jateng Condro Kirono, situasi saat ini di tengah munculnya tantangan Kebinekaan yang ada di Indonesia, semboyan bhineka tunggal ika, kini sedang dalam posisi diuji.

"Berbagai kasus intoleransi terjadi di Nusantara, begitu juga yang pernah terjadi di Jawa Tengah, " kata Kapolda.

Dia mengaku terinsipirasi untuk berbagi pengalamannya dalam tugas pemimpin dalam merajut persatuan dan kesatuan di masyarakat di Jawa Tengah yang ditulis dalam sebuah buku.

Dirinya menambahkan, kisah inspiratif tersebut patut dibagikan bagaimana mengelola konflik sosial yang terjadi di tengah masyarakat dengan cara yang humanis dan mengelola keberagaman dengan cara yang tepat.

"Beragam tantangan keberagaman di Jawa Tengah haruslah dihadapi bersama, dan bukan hanya polisi semata, merangkul masyarakat dan bersama-sama menjaga persatuan dan saling toleransi" jelas Irjen Pol Condro dalam acara bedah bukunya yang diikuti oleh 200 peserta dari Kelompok umat beragama, Kepolisian, masayarakat, wartawan dan mahasiswa.

Kapolda berharap agar bukunya ini bisa bermanfaat untuk semua anggota Polri, agar bisa bersama sama menjaga kebhinekaan, memimpin dalam keberagaman, sehingga bisa menekan konflik sosial, dan mengurangi kasus intoleransi yang kerap terjadi di negeri ini, dan mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia.

Terakhir disampaikan Kapolda Condro, agar semua anggota polri bekerja dengan hati nurani. "Bekerjalah dengan hati nurani saudara saudara" tutup Jenderal tegas dan murah senyum ini.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon