Menpupera: Longsor Akibat Perubahan Tata Ruang Puncak
Selasa, 6 Februari 2018 | 12:04 WIB
Bogor – Setelah bencana longsor terjadi, Senin (5/2), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono meninjau beberapa lokasi longsor di Jalan Raya Puncak, Bogor, Selasa (6/2). Iamenilai terjadinya longsor disebabkan perubahan tata ruang di kawasan Puncak.
Kata dia, penataan tata ruang puncak sendiri menjadi prioritas pemerintah pusat dalam sidang kabinet beberapa waktu lalu. "Tata ruang (wilayah) Puncak sudah berubah, sedangkan topografi masih seperti ini. Jalan (Puncak) kan tidak berubah dari dulu," papar Basuki menerangkan di lokasi longsor Riung Gunung, Cisarua, Kabupaten Bogor.
Basuki menerangkan, penataan ruang akan dilakukan berbarengan dengan pelebaran jalan di Cisarua-Puncak. Penataan ruang Puncak dengan memindahkan warung dan PKL dilakukan terlebih dahulu karena dianggap paling berpotensi bahaya longsor.
"Bidang gelincir (jalur longsor) sudah terlihat sekali. Jadi warung-warung di sini harus segera dipindah. Selanjutnya, penataan akan berlanjut ke area bawah (Cisarua)," kata dia.
Ia pun mengatakan, bahwasanya anggaran sudah disiapkan pemerintah pusat. Tim telah dibentuk bersama Pemerintah Kabupaten Bogor. Basuki memastikan warung dan PKL yang dipindahkan akan mendapat lokasi lebih layak dan aman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




