Puncak Dibuka, Kendaraan Masih Dibatasi

Senin, 19 Februari 2018 | 16:10 WIB
VS
YD
Penulis: Vento Saudale | Editor: YUD
Petugas membuka sekat di Gunung Mas, Puncak, Bogor selama uji coba, Jalur Puncak telah dibuka mulai Senin (19/2) siang.
Petugas membuka sekat di Gunung Mas, Puncak, Bogor selama uji coba, Jalur Puncak telah dibuka mulai Senin (19/2) siang. (ist)

Bogor - Satuan Lalu Lintas Polres Bogor telah membuka Jalur Puncak, mulai pukul 12.00, Senin (19/2). Namun demikian, kendaraan yang melintas dibatasi dan hanya diperbolehkan kendaraan roda dua dan roda empat.

Kasat Lantas Polres Bogor, Ajun Komisaris Hasby Ristama dalam keteranganya menuturkan, pembatasan kendaraan tersebut untuk mengetahui kelayakan jalan pascaperbaikan dampak longsor kemarin.

"Uji coba ini, hanya untuk roda dua dan empat. Untuk kendaraan bus mulai dari 3/4, reguler, dan truk yang ingin ke Cianjur, kami imbau tetap mempergunakan jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi," kata Hasby di temui di Gunung Mas.

Ia pun memastikan, jalu alternatif tersebut layak dilalui. Marka dan penerangan sudah baik. Untuk jarak tempuh Jakarta-Jonggol-Cianjur dan sebaliknya, pengendara bisa melintas sekitar 1,5 jam. Serta via jalur Sukabumi, sekitar 2,5 jam.

Uji coba dilakukan untuk melihat bagaimana posisi ketahanan dan kelayakan jalan setelah perbaikan tersebut. Observasi akan dilakukan setiap hari oleh petugas terkait. Petugas lalu lintas pun tetap disiagakan di titik sekat, guna memastikan kendaraan melintas dengan baik.

"Terkait batas waktu uji coba, masih tentatif. Bisa sehari, tiga hari atau seminggu. Hasil uji coba nantinya menjadi rujukan apakah pembukaan jalur dilakukan permanen atau tidak," tutur Hasby.

Sementara, pengendara Colt 300, Bogor-Cianjur, sangat senang dengan dibukanya kembali jalur Pucak. Hilmi (43), salah satu pengendara colt mengaku selama tutup jalur Puncak, terpaksa dari terminal Baranangsiang Bogor, harus memutar melalui Jonggol.

"Sebagian besar penumpang kami, rata-rata Bogor menuju Cipanas. Selain jaraknya menjauh, tekor di bensin. Penumpang kami sepi. Tapi bersyukur bila sudah di buka, semoga dibuka permanen," kata Hilmi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon