Hamish Daud: Laut Indonesia Alami Krisis Sampah
Selasa, 15 Mei 2018 | 17:16 WIB
Jakarta - Hasil riset Jenna Jambeck, peneliti dari Universitas Georgia, Amerika Serikat (AS), yang dipublikasikan pada 2015 menyebutkan, Indonesia menyumbang sampah plastik terbanyak nomor dua di dunia. Pada saat itu, berat sampah plastik yang disumbang mencapai 187,2 juta ton. Angka ini di bawah Tiongkok dengan volume sampah mencapai 262,9 juta ton.
Indonesia memang telah berjanji untuk mengurangi sampah plastik di laut sampai 75 persen pada 2025. Tak ingin tinggal diam dan berfikir panjang, pembawa acara sekaligus aktor Indonesia, Hamish Daud (38) langsung turun tangan untuk membantu menyelesaikan persoalan ini.
"Saya besar di Bali dan Sumba. Jadi, saya tahu betul keadaan ekosistem laut saat itu. Namun, tiga puluh tahun terakhir ini saya melihat perubahan yang cukup drastis. Sampah kini banyak ditemukan di lautan, ikan-ikan juga sudah tak sebanyak dulu. Saat ini, laut Indonesia sedang krisis," terangnya.
Pria berdarah Australia yang sudah cinta surfing dan laut sejak kecil, kemudian tergerak untuk melakukan sesuatu yang lebih berguna untuk menyelamatkan kondisi laut Indonesia yang semakin menurun drastis. Beberapa gerakan yang ia bentuk antara lain, Sea Soldier bersama Nadine Chandrawinata dan juga Ocean Pride.
Dua gerakan dan juga beberapa kampanye sosial bersama dengan organisasi NGO internasional seperti International Conservation Manta Ray Project, ini bertujuan untuk mengajak orang-orang melakukan hal positif untuk menjaga laut Indonesia.
"We are in code red. Saat itu, saya merasa, sudah saatnya kita mengubah sikap, kalau kita ingin melihat lautan Indonesia kembali sehat dan indah. Menjadi seorang presenter acara traveling adalah salah satu cara saya agar bisa didengar. This has made me realize, you have to love what you do. It has to have a purpose. If you do things based on a foundation that is full of love, it’d be hard to call it work," tukas suami dari penyanyi, Raisa Andriana ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




