Petugas Kesehatan Kembali Diadang di Jayawijaya
Jumat, 30 November 2018 | 21:17 WIB
Wamena - Sejumlah petugas kesehatan di Puskesmas Musatfak, Kabupaten Jayawijaya, Papua, kembali diadang dan diancam orang mabuk, setelah sebelumnya mereka mendapat perlakuan yang sama.
Kepala Puskesmas Musatfak Benny Walilo di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat (30/11), mengatakan pengadangan dan pengancaman itu terjadi Rabu (28/11) pagi.
"Saat itu saya punya staf bersama sopir, mereka menggunakan mobil lalu mereka diadang oleh seorang pemuda yang mabuk. Pemuda ini menyuruh petugas pulang kembali sehingga mereka pulang lalu lapor ke Polsek Wamena Kota," katanya.
Akibat pengadangan, sejumlah petugas medis yang didampingi Kepala Puskesmas Musatfak langsung mendatangi Kantor Bupati Jayawijaya pada Jumat untuk menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan.
Ia mengatakan kasus yang sama pernah terjadi akhir 2017 dan persoalan itu sudah diselesaikan oleh Wakil Bupati Jayawijaya, tetapi terulang lagi.
"Kasus pertama, ada dua pemuda yang mengadang di tempat yang sama. Kasus pertama sempat diselesaikan oleh melalui pak wakil bupati. Pelaku sempat buat pernyataan, Ini yang kedua kali terjadi dengan pelaku yang lain," katanya.
Staf yang bertugas di Puskesmas tersebut juga menghentikan sementara pelayanan sebab mereka merasa terancam.
"Pelaku satu orang. Sedangkan korban dalam mobil ada tujuh orang dan tidak ada kerugian. Kalau kejadian tahun lalu, memang ada kerugian, ada telepon genggam yang dirampok dan pintu mobil yang dirusak," katanya.
Pelaku penghadangan dilaporkan membawa senjata tajam berupa pisau dan mengancam melempar kaca mobil milik Puskesmas Musatfak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




