Kapendam Cendrawasih Bantah TNI Gunakan Bom Saat Kejar KKB

Kamis, 27 Desember 2018 | 12:27 WIB
OM
B
Penulis: Oktaviana Maria | Editor: B1
Kapendam XVII/Cendrawasih Kol Inf Muhammad Aidi dan Kapaldam XVII/Cendrawasih Kol Cpl Dwi Soemartono saat menunjukkan langsung penggunaan granat asap.
Kapendam XVII/Cendrawasih Kol Inf Muhammad Aidi dan Kapaldam XVII/Cendrawasih Kol Cpl Dwi Soemartono saat menunjukkan langsung penggunaan granat asap. (BeritaSatu TV)

Jayapura - Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi membantah isu bahwa militer Indonesia menggunakan bom fosfor ketika mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua beberapa waktu lalu. Aidi mengatakan TNI menggunakan peralatan standar yaitu granat asap.

"Ini standar paling rendah dan seluruh dunia gunakan ini" ujar Aidi

Aidi menambahkan kelompok bersenjata tersebut tidak memiliki pengetahuan tentang senjata sehingga mereka mengatakan granat asap itu adalah bom.

"Tapi kami sangat maklum saudara-saudara kita dari kelompok separatis bersenjata ini mengatakan bom karena mereka memang tidak memiliki pengetahuan" tambah Aidi.

Selain itu, Aidi mengatakan mereka juga menantang TNI untuk berperang. Namun, Aidi menyayangkan hal tersebut karena pengetahuan mereka tentang senjata saja tidak ada.

"Kelompok separatis ini dengan sombongnya menantang TNI untuk berperang, tapi sayang sekali mengetahui tentang senjata saja mereka tidak memiliki pengetahuan" lanjut Aidi.

Lihat Video:



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon