Kejar KKB di Nduga, Polri Tambah 3 SSK Brimob

Selasa, 12 Maret 2019 | 15:05 WIB
FA
JM
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: JEM
Anggota TNI korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Pratu Laode Madjid dievakuasi ke RSUD Mimika, Papua, 1 Februari 2019.
Anggota TNI korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Pratu Laode Madjid dievakuasi ke RSUD Mimika, Papua, 1 Februari 2019. (Antara/Jeremias Rahadat)

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri mengerahkan tiga satuan setingkat kompi (SSK) atau 300 orang Brimob tambahan ke Nduga, Papua, untuk mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sana dan sekaligus pengamanan tahapan Pemilu 2019.

"Kita tetap terus melakukan pengamanan mengantisipasi segala bentuk ancaman dari KKB khususnya dalam rangka pengamanan pemilu disana," kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Selasa (12/3/2019).

Papua, masih kata Dedi, menjadi prioritas pengamanan. Potensi kerawanan jelang pemilu di sana cukup tinggi. Di mana dari 10 kabupaten se Indonesia yang dinilai rawan, delapan di antaranya ada di Papua.

Delapan wilayah rawan di Papua  adalah Boven Digoel, Nduga, Puncak Jaya, Nabire, Waropen, Mambrano Tengah, Sarmi, dan Jayawijaya. "Termasuk Nduga juga," kata  Dedi Prasetyo.

"Secara keseluruhan kita kerahkan (tambahan) personel ada tiga SSK," tambah Dedi Prasetyo.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon