Wiranto Minta Semua Pihak Doakan Prajurit TNI-Polri yang Bertugas di Papua

Rabu, 13 Maret 2019 | 21:29 WIB
CP
WM
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: WM
Anggota TNI korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Pratu Laode Madjid dievakuasi ke RSUD Mimika, Papua, 1 Februari 2019. Pratu Laode mengalami luka pada bagian bahu kanan dan tangan kiri saat kontak senjata dengan KKSB yang diduga pimpinan Egianus Kogoya di Mapenduma, Kamis (31/1/2019).
Anggota TNI korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Pratu Laode Madjid dievakuasi ke RSUD Mimika, Papua, 1 Februari 2019. Pratu Laode mengalami luka pada bagian bahu kanan dan tangan kiri saat kontak senjata dengan KKSB yang diduga pimpinan Egianus Kogoya di Mapenduma, Kamis (31/1/2019). (Antara/Jeremias Rahadat)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meminta agar seluruh pihak mendoakan aparat keamanan yang bertugas di Papua. Sebab, para prajurit TNI-Polri yang ditugaskan mempertaruhkan jiwa dan raga mereka.

"Kita doakan lah aparat keamanan yang bertugas di daerah itu, apalagi hutan-hutan, itu berat sekali. Itu betul-betul taruhannya nyawa karena kan mencari (kelompok kriminal separatis bersenjata)," kata Wiranto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/3).

Hal itu disampaikan Wiranto menanggapi kembali gugurnya tiga anggota TNI yang diserang KKSB, Kamis (7/3). Menurut Wiranto, setiap prajurit berpotensi menjadi sasaran anggota KKSB yang bersembunyi.

"Saya punya pengalaman banyak soal itu. Di Timor-Timor dulu orang mencari kan keliatan. Yang sembunyi (seperti di Papua) kan enggak keliatan. Mencari kalau enggak bergerak kan enggak ketemu apa-apa. Tapi kalau bergerak, itu ya itu kalau mendekati lawan pasti ketembak duluan," ujar Wiranto.

"Ya oleh karena itu ya sudahlah kita ikut berdoa, ikut memberikan suport para para prajurit kita yang bertugas di sana supaya bisa diberikan Allah SWT," pungkas Wiranto seraya menyebut pihak keamanan menyiapkan langkah khusus, tapi tak bisa diumumkan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon