Koalisi Pemerintahan Dinilai Harus Disiplin dan Loyal
Rabu, 3 Juli 2019 | 11:50 WIBJakarta, Beritasatu.com – Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menekankan pentingnya koalisi pemerintahan yang disiplin dan loyal. Partai politik (parpol) yang tergabung dalam koalisi sepatutnya menjunjung tinggi etika politik.
"Koalisi pemerintahan ke depan harus disiplin dan loyal. Jangan sampai semangatnya transaksional dan pragmatis. Mesti ada komitmen koalisi maupun oposisi permanen. Diikat sampai ujung pemerintahan," kata Pangi kepada Beritasatu.com, Rabu (3/7/2019).
Berkaca pada periode kedua pemerintahan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), koalisinya terganggu di 2-3 tahun terakhir. Anggota koalisi justru ada yang mengkritik kebijakan SBY kala itu.
"Di era Pak SBY dulu ada yang sudah di koalisi, tiba-tiba keras dan lantang soal kebijakan tertentu. Ini agak tabu. Kalau di koalisi ya harus amankan dan menjaga setiap kebijakan pemerintah supaya stabilitas politik terjaga," tegas Pangi.
Pangi pun menyebut, "Kalau ada partai koalisi yang ingin mengkritik kebijakan pemerintah ya enggak bisa. Agak aneh menurut saya. Kalau seandainya terjadi perdebatan tidak boleh di publik, harus di internal. Kritik itu tugas oposisi bukan koalisi. Karena bisa jadi duri dalam daging."
Pangi menyatakan, Jokowi sepatutnya menegakkan disiplin koalisi. "Pak Jokowi harus tertibkan dan disiplinkan anggota koalisi yang tidak patuh. Kalau sudah ketuk palu, sudah jelas, enggak perlu lagi beda pendapat," ucap Pangi.
Pangi menuturkan, setiap parpol harus memiliki posisi yang jelas. "Jangan hanya untuk menangkan hati rakyat, walau di koalisi, tapi tetap kritik. Ambil muka dalam politik demokrasi. Lebih baik terus terang. Mainkan saja peran oposisi dari sekarang," tutur Pangi.
Pangi mengungkap, PDI Perjuangan (PDIP) merupakan partai yang konsisten beroposisi selama 10 tahun. Dampak positifnya, PDIP memenangkan Pemilu 2014 dan mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
"PDIP tidak pernah tiba-tiba gabung ke pemerintahan Pak SBY, lalu beroposisi lagi. PDIP konsisten dengan sikapnya 10 tahun oposisi. Peran itu maksimal. Belakangan, Partai Gerindra gagal mainkan peran oposisi," ungkap Pangi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




