Pangdam Cenderawasih Ajak Egianus Kogoya Kembali ke NKRI, Ini Tanggapan Jubir OPM

Senin, 29 Juli 2019 | 15:29 WIB
RI
JM
Penulis: Robert Isidorus | Editor: JEM
Senjata dan amunisi Gerombolan Separatis Papua yang dipamerkan Kodam XVII Cenderawasih.
Senjata dan amunisi Gerombolan Separatis Papua yang dipamerkan Kodam XVII Cenderawasih. (dok)

Jayapura, Beritasatu.com – Himbauan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring agar Egianus Kogoya yang merupakan pimpinan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Nduga, Papua, agar kembali bergabung ke NKRI bersama anak buahnya, ditanggapi oleh Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom.

Kepada Beritasatu.com, Senin (29/7/2019), Sebby Sambom mengatakan, bahwa mereka tetap berjuang untuk kemerdekaan Papua. "Kami tidak akan menyerahkan diri. Kami sudah berjuang selama 57 tahun, dan kami terus berjuangan untuk Papua merdeka," kata Sebby Sambom.

Sebby Sambom mengatakan, pernyataan Pangdam tidak mempunyai kekuatan hukum bagi TPNPB-OPM. "Kami tinggal di tanah yang menjadi hak kami. Kami punya hak untuk merdeka sendiri," kata Sebby Sambom.

Ajakan Pangdam XVII/Cenderawasih yang meminta pimpinan KSB di Nduga, Egianus Kogoya dan anak buahnya untuk kembali bergabung ke NKRI, disampaikan seusai memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab), Penandatanganan Pakta Integritas dan Tradisi Korps Pergantian Pejabat di Lingkungan Kodam Cenderawasih, Sabtu (27/7/2019) lalu.

"Tolong sampaikan salam saya sama dia (Egianus Kogoya) segeralah bergabung ke NKRI," kata Pangdam.

Pangdam mengakui, saat ini Egianus dan kelompoknya belum sepaham dengan NKRI sehingga harus terus dirangkul dan mengajak mereka kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

"Tetapi jika dia(Egianus) masih belum sadar, yah tetap kita lakukan pendekatan pendekatan dan penggalangan terhadap kelompok mereka," katanya

Diakui Pangdam, sebenarnya daerah di Papua itu sama dengan daerah lain di Indonesia. Hanya saja yang membedakan karena di Papua ada kelompok OPM (separatis bersenjata) yang memiliki ideologi berbeda di mana mereka ingin memisahkan diri dari NKRI

"Tahu kan di sini ada OPM itu operasinya seperti gerilya, kadang muncul, kadang tidak. Dan kebetulan Egianus selalu melakukan aksi di sekitaran Kabupaten Nduga seperti Mbua, Mapenduma, Yororo. Akan tetapi pihak TNI tetap melakukan penjagaan," katanya.

Kelompok Egianus Kogoya, merupakan kelompok separatis bersenjata yang beroperasi di wilayah Nduga. Kelompok ini kerap melakukan aksi penembakan terhadap warga sipil dan aparat keamanan di wilayah tersebut, dan intensitasnya meningkat dalam dua tahun terakhir.

Kelompok ini disebut-sebut yang melakukan penembakan terhadap 17 karyawan PT Istaka Karya yang tengah melakukan pekerjaan pembangunan jalan Trans Papua.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon