Semen dan Bata Dihibahkan Buat Gedung Baru KPK
Rabu, 4 Juli 2012 | 18:53 WIB
Hingga posko saweran KPK ditutup malam ini, tercatat sudah terkumpul uang sebanyak Rp186 juta.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan sokongan berupa 20 batu bata merah dan empat sak semen dari Komite Nasional Pemuda Indoneia (KNPI). Sumbangan KNPI itu dibawa satu persatu ke posko Saweran KPK yang terdapat di teras gedung KPK.
Selain itu, ada pula seorang wanita paruh baya bernama Irma, yang menurut Koordinator Saweran KPK Illian Deta Artha Sari, sudah sejak Senin mendatangi posko. Irma, kata Illian, menyumbangkan uangnya secara reguler ke KPK sebesar Rp1.100.
"Uangnya recehan. Pecahannya Rp500, Rp200, Rp200, Rp100 dan Rp 100," kata Illian, kepada wartawan, ketika ditemui di gedung KPK, hari ini.
Menjelang sore, dua orang selebritas, Olga Lidya dan Anya Dwinov juga menyumbangkan uang masing-masing senilai Rp100 ribu. Kehadiran keduanya di kantor KPK sempat membuat kehebohan di kantor KPK. Anya mengatakan sumbangannya ke KPK tersebut merupakan inisiatif dari dirinya sendiri.
"Ingin membantu dana pembangunan gedung baru KPK, sesuai dengan kebutuhan KPK. Ini inisiatif sendiri, pribadi. Cuma Rp100 ribu, lumayan lah mudah mudahan bisa membantu angkanya ya," kata Anya.
Sementara itu, Olga menyatakan alasannya ia ikut menyumbang karena dirinya mendengar adanya gerakan saweran untuk pembangunan gedung baru KPK. "Saya dengar masyarakat saweran gedung KPK, makannya kita juga mau ikut menyumbang," kata dia.
Selain dua artis tersebut, terlihat pula pengamat komunikasi politik Effendi Gazali, Ketua Kontras Usman Hamid dan Sekjen TII Teten Masduki. Hingga posko saweran KPK ditutup, tercatat sudah terkumpul uang sebanyak Rp186 juta.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan sokongan berupa 20 batu bata merah dan empat sak semen dari Komite Nasional Pemuda Indoneia (KNPI). Sumbangan KNPI itu dibawa satu persatu ke posko Saweran KPK yang terdapat di teras gedung KPK.
Selain itu, ada pula seorang wanita paruh baya bernama Irma, yang menurut Koordinator Saweran KPK Illian Deta Artha Sari, sudah sejak Senin mendatangi posko. Irma, kata Illian, menyumbangkan uangnya secara reguler ke KPK sebesar Rp1.100.
"Uangnya recehan. Pecahannya Rp500, Rp200, Rp200, Rp100 dan Rp 100," kata Illian, kepada wartawan, ketika ditemui di gedung KPK, hari ini.
Menjelang sore, dua orang selebritas, Olga Lidya dan Anya Dwinov juga menyumbangkan uang masing-masing senilai Rp100 ribu. Kehadiran keduanya di kantor KPK sempat membuat kehebohan di kantor KPK. Anya mengatakan sumbangannya ke KPK tersebut merupakan inisiatif dari dirinya sendiri.
"Ingin membantu dana pembangunan gedung baru KPK, sesuai dengan kebutuhan KPK. Ini inisiatif sendiri, pribadi. Cuma Rp100 ribu, lumayan lah mudah mudahan bisa membantu angkanya ya," kata Anya.
Sementara itu, Olga menyatakan alasannya ia ikut menyumbang karena dirinya mendengar adanya gerakan saweran untuk pembangunan gedung baru KPK. "Saya dengar masyarakat saweran gedung KPK, makannya kita juga mau ikut menyumbang," kata dia.
Selain dua artis tersebut, terlihat pula pengamat komunikasi politik Effendi Gazali, Ketua Kontras Usman Hamid dan Sekjen TII Teten Masduki. Hingga posko saweran KPK ditutup, tercatat sudah terkumpul uang sebanyak Rp186 juta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




