KAI Perkirakan Arus Mudik Akhir Tahun di Sumut Naik 3%
Senin, 16 Desember 2019 | 21:54 WIB
Medan, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumut memprediksikan, volume penumpang selama 18 hari masa angkutan mudik natal dan tahun baru 2020, akan naik sebesar 3 persen, mulai dari 281.581 penumpang di tahun 2018 naik menjadi 290.427 penumpang di tahun 2019.
"Masa angkutan Natal dan tahun baru ini ditetapkan mulai 19 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020. KAI akan berupaya maksimal memberikan pelayanan. Mulai dari menyiapkan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia (SDM)," ujar Humas KAI Divre I Sumut, M Ilud Siregar di Medan, Senin (16/12/2019).
Ilud mengatakan, pihaknya menyiapkan 29 unit lokomotif yang siap beroperasi, 87 unit kereta, satu trainset KRDI dan satu KD3 dengan 44 perjalanan kereta api. Untuk jumlah KA, tahun ini disiapkan 20 perjalanan KA regular terdiri dari KA jarak jauh dan sedang, serta 24 perjalanan KA komuter lokal.
"Semua ini disiapkan untuk melayani masyarakat yang ingin menggunakan jasa KA di masa liburan akhir tahun kali ini. KAI Divre I Sumut menyediakan 8.664 seat per hari untuk KA jarak jauh dan sedang, serta 8.640 seat per hari untuk KA komuter lokal. Total seat yang tersedia sebanyak 17.304 seat per hari," jelasnya.
Menurutnya, dalam aspek prasarana, seperti tahun-tahun sebelumnya disiapkan Alat Material Untuk Siaga (Amus) dan tenaga flying gank di beberapa stasiun posko Siaga Amus, Petugas Penilik Jalan (PPJ) Ekstra, Penjaga Jalan Lintas (PJL) Ekstra.
Selain itu, petugas pengamanan dari internal dan eksternal yang bekerja sama dengan instansi TNI dan Polri, dan petugas jaga daerah rawan, juga disiagakan di sepanjang lintas untuk mencegah terjadinya gangguan perjalanan KA. Jumlah petugas yang disiagakan sebanyak 461 personil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




