Ditangkap, Aktivis Sudarto Terancam Ditahan
Rabu, 8 Januari 2020 | 10:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polda Sumatera Barat menangkap program manajer Pusat Studi Antar Komunitas (Pusaka) Sudarto karena postingannya di akun facebook milikya pada tanggal 14 Desember 2019 lalu.
Lelaki yang beralamat di Perumnas Belimbing, Kuranji, Kota Padang itu diketahui memosting beberapa hal terkait ibadah Natal di Dharmasraya. Beberapa postingannya dinilai polisi berisi penyebaran ujaran kebencian/permusuhan SARA
Menurut Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto tersangka yang ditangkap Selasa (7/1/2020) kemarin masih belum resmi dikenakan penahanan.
"Masih diperiksa oleh Dit Krimsus nanti keputusannya apa akan ditahan atau tidak akan kami update," kata Stefanus saat dihubungi Beritasatu.com Rabu (8/1/2020).
Sudarto yang lahir pada 27 Oktober 1974 dan beragama Islam ini memang berbicara kencang soal pelarangan Natal di Dharmasraya. Termasuk hadir dalam jumpa pers bersama Setara Institut di Jakarta, 21 Desember lalu.
Dia dijerat Pasal 45A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) UU RI no 19/2016 tentang perubahan atas UU no 11/2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 ayat (1) dan (2) dan Pasal 15 UU no.1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
Polisi menyita sejumlah barang. bukti seperti Samsung J6 PRO dan screenshot postingan akun facebook atas nama Sudarto Toto. Kasus ini dilaporkan oleh Harry Permana. Polisi telah memeriksa ahli bahasa dan ITE dalam kasus ini.
Belum jelas bagian mana dari postingan Sudarto yang dipermasalahkan polisi. Namun salah satu yang diposting berbunyi: Sodarah-sodarah darifada hiduf kelen direbetin sertifikasi halal sejak dari halal park, kulkas hingga makanan kucing. Terus setiap Desember teriak2 ucapin natal haram, Januari teriak tahun baru masehi haram, Februari valentin haram. Pokok 1 tahun full ada aja yg diharamin. Yuk ikut aģama ana, agama lokal, nggak ribet.
Juga ada postingan sebagai berikut : "DIBUKA LOWONGAN AGAMA BARU GUEH NABINYA."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




