Soal 7 Tahanan Kerusuhan di Papua Tahun Lalu, Serahkan ke Proses Hukum
Rabu, 10 Juni 2020 | 16:16 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Tujuh orang yang ditahan di Kalimantan terkait kasus kerusuhan di Papua dan Papua Barat pada 2019 merupakan murni kasus kriminalitas. Oleh karena itu, kasus mereka harus diserahkan kepada proses hukum yang berlaku di Tanah Air.
Hal itu disampaikan Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Ali Albert Kabiay, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu (10/6/2020). Pernyataan itu disampaikan Ali Kabiay terkait dengan adanya tayangan video di media sosial yang menuntut agar 7 tahanan itu dibebaskan.
Ali Kabiay mengatakan, pihaknya mengecam keberadaan video tuntutan pembebasan tersebut. Menurut dia, video di media sosial itu sengaja diunggah oleh segelintir orang yang atas kepentingan tertentu ingin membuat kekacauan di tanah Papua.
"Tujuh tahanan kasus demo yang mengakibatkan timbulnya kerusuhan di Papua dan Papua Barat tahun lalu merupakan murni kriminalitas, sehingga mari bersama-sama kita menyerahkannya ke proses hukum kepada pemerintah sesuai dengan aturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Ali Kabiay.
Dia menegaskan, pihaknya yang salah dalam kasus itu harus tetap dinyatakan salah dan yang benar dinyatakan benar. Dia meminta agar masyarakat, khususnya masyarakat Papua dan Papua Barat, tetap tenang dan fokus membantu pemerintah dalam memerangi pandemi Covid-19 di Papua.
Ali Kabiay juga mengimbau anak-anak muda Papua untuk tetap tinggal di rumah, belajar dari rumah, ikuti ajuran pemerintah dalam memerangi Covid-19, serta tidak mudah dipengaruhi oleh segelintir kelompok yang selalu ingin mengganggu stabilitas keamanan.
"Kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama, kami juga mengimbau untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta persahabatan dan tali kasih di Tanah Papua," ujar Ali Kabiay.
Menurut dia, kasus rasisme yang terjadi di Amerika Serikat saat ini tidak bisa dibandingkan dengan yang terjadi di Indonesia. Apalagi, kata dia, aparat keamanan di Indonesia selalu mengedepankan penyelesaian maslaah dengan cara-cara kekeluargaan dan gotong royong.
"Jadi, jangan samakan Indonesia dan Amerika. Mari kita terus menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam kehidupan kita," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




