Penembakan Pendeta di Papua, Polda: Akan Disampaikan Tim
Minggu, 4 Oktober 2020 | 19:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Polda Papua mengatakan hasil lanjutan penyelidikan penembakan pendeta Yeremias di Sugapa, Papua yang terjadi Sabtu (19/92020) akan dilanjutkan oleh tim pencari fakta.
"Itu nanti tim yang akan sampaikan. (Wakapolda waktu ke Sugapa belum otopsi) karena sudah dimakamkan," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (4/10/2020).
Sementara Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Irjen (Pur) Benny Mamoto meminta untuk bersabar. "Jangan dibuka dulu (mohon bersabar)," kata Benny saat dihubungi terpisah.
BACA JUGA
Pendeta Yeremias Tewas Ditembak, Kapolda Papua: Hentikan Tudingan Pelakunya Aparat Keamanan
Seperti diberitakan aparat menyakini penembakan pada pendeta Yeremias dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Namun, di sisi lain sejumlah pihak meyakini penembaknya adalah anggota TNI yang tengah menggelar pengejaran KKB di wilayah pedalaman Papua itu.
Situasi Sugapa memang tengah panas. Polda Papua mencatat dalam kurun waktu dua bulan terakhir eskalasi teror KKB meningkat termasuk terhadap warga sipil.
Ada lima aksi kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka.
Polisi berjanji akan melakukan penegakkan hukum terhadap semua pihak yang melakukan tindakan kriminal, apalagi sampai menghilangkan nyawa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




