Ini Pesan Natal Sri Sultan Hamengku Buwono X

Sabtu, 26 Desember 2020 | 21:51 WIB
FE
JS
Penulis: Fuska Sani Evani | Editor: JAS
Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Istimewa)

Yogyakarta, Beritasatu.com - Mengutip sepenggal kalimat pesan Natal 2020, Paus Fransiskus, Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan pesan Natal, bahwa semoga Tuhan melembutkan hati kita yang seringkali keras dan ikut serta membuatkan ruang untuk cintanya. Semoga Dia membawa senyuman-Nya melalui wajah kita untuk semua anak di dunia, kepada mereka yang diabaikan dan menderita akibat kekerasan.

Dalam pesan Natal yang disampaikan melalui video produksi Humas Pemda DIY dan disebarkan di media sosial, Sultan HB X mengajak masyarakat untuk bersyukur karena vaksinasi Covid-19 akan segera dimulai Januari 2021 ini.

"Gereja telah menetapkan tema Natal bersama tahun 2020 ini, dan mereka akan menamakan Dia, Imanuel, ajakan para pemimpin gereja ini diwujudkan dengan komitmen bersama umat Kristiani untuk berteguh hati menunaikan kehadiran Allah yang membawa damai sejahtera bagi umat manusia umat Kristiani yang diberkati Allah," ucap Sultan.

Pada tahun ini, lanjut Sultan, Natal dirayakan dalam suasana prihatin, karena wabah Covid-19.

Virus ini telah merusak berbagai sendi kehidupan manusia. Banyak keluarga berduka karena kehilangan sanak-saudara, banyak pula yang kehilangan pekerjaan, anak-anak yang belajar di rumah kehilangan kesempatan bergaul dengan teman-teman sebaya, umat gelisah karena tidak dapat beribadah secara layak seperti biasanya.

"Merayakan Natal dalam situasi seperti ini, mengajak kita untuk melihat dan merasakan kehadiran Yesus sebagai sang terang dalam kegelapan. Dalam diri Yesus, sang Imanuel ,Allah nyata hadir di antara kita sebagai penegasan bahwa kita yang rapuh sungguh bernilai bagiNya. Nama Imanuel dan ungkapan Allah beserta kita menandakan bahwa Allah hadir di antara umat Kristiani dan bekerja untuk pemulihannya,"papar Sultan.

Demikianlah juga dalam pandangan sebagai umat Islam, Isa Alaihissalam datang membawa kasih. "Kasihilah seterumu dan doakan yang menganiaya mu. Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam juga datang membawa rahmat rahmatillah. Yang di dunia niscaya, yang di langit akan merahmatimu," ucap Sultan.

Manusia adalah fokus ajaran keduanya karena itu keduanya menjaga nilai-nilai kemanusiaan yang sama. Menurut Sultan, bukankah hal itu, satu dari sekian titik temu antara Muhammad dan Almasih. "Jika ada larangan dari sebagian umat Islam untuk tidak ikut ikutan merayakan Natal, sikap itu muncul semoga dalam kerangka memelihara aqidah, kekhawatiran kerancuan pemahaman agaknya lebih banyak ditujukan bagi mereka yang dikhawatirkan kabur aqidahnya. Karena itu kearifan dibutuhkan dalam rangka interaksi sosial," tegas Sultan.

Pada akhir sambutannya, Sultan menyampaikan, melembutkan hati kita yang seringkali keras dan egois serta membuatkan ruang untuk cintanya, semoga Dia membawa senyumannya melalui wajah kita untuk semua anak di dunia, kepada mereka yang diabaikan dan menderita akibat kekerasan, marilah kita bersyukur karena vaksinasi Covid-19 akan segera dilakukan.

"Tuhan Semoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur memahami daripada dipahami mencintai daripada dicintai berpasrah iri daripada menuntut sebab dengan memberi aku menerima dengan mengampuni aku diampuni Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Amin salam damai sejahtera dan Berkah Dalem dalam kasih Tuhan," tutup Sultan HB X.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon