Terapkan Protokol Kesehatan, Tempat Wisata di Bengkulu Dipadati Pengunjung

Minggu, 27 Desember 2020 | 13:20 WIB
U
FB
Penulis: Usmin | Editor: FMB
Pantai Panjang Bengkulu
Pantai Panjang Bengkulu (istimewa)

Bengkulu, Beritasatu.com - Sejak dua hari ini, Sabtu dan Minggu (25-26/12/2020), kunjungan wisatawan ke sejumlah tempat wisata di Bengkulu pada libur Natal meningkat tajam dari beberapa hari sebelunya.

Dari pantuan Beritasatu.com di lapangan, Minggu (26/12/2020), dalam dua hari terakhir jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah tempat-tempat wisatawan di Bengkulu mencapai di atas 3.000 orang atau meningkat tiga kali lipat di libur sebelum Natal.

Wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata pada libur Natal bukan hanya berasal dari berbagai kota di Bengkulu saja tapi juga datang daerah tetangga, seperti Lubuklinggau, Pagar Alam, Empat Lawang dan daerah lainnya di Provinsi Sumatera Selatan.

Mayoritas wisatawan pada libur Natal mendatangi objek wisata alam, seperti Pantai Panjang, Pantai Jakat, Pantai Sungai Suci, Air terjung di Kepahiang dan tempat pemandian air di panas di Rejang Lebong serta tempat wisata alam menarik lainnya yang ada di Bengkulu.

"Dua hari ini Sabtu dan Minggu hampir seluruh tempat wisata di Bengkulu ramai didatangi warga untuk bersantai bersama keluarga pada libur Natal, termasuk Panti Panjang dan Pantai Zakat. Di dua tempat wisatawa ini dikunjungi ribuan wisatawan," kata Hasan (36), salah seorang pengelola wisata di Bengkulu, Minggu.

Ia mengatakan, dari pantuan pihaknya wisatawan yang berkunjung ke Pantai Jakat, Pantai Panjang, Pantai Pasir Putih dan tempat wisata lainya mayoritas sudah menerapkan protokol kesehatan, salah satunya memakai masker dan menjaga

Demikian pula pengelola tempat wisata juga menerapkan hal yang sama dengan menyiapkan tempat cuci tangan dilengkapi sabun sesuai protokol kesehatan.

Bahkan, petugas dari pengelola tempat wisata melarang pengunjung masuk jika tidak memakai masker dan setiap pengunjung diwajibkan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir sebelum masuk ke tempat wisata.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadi penyebaran virus corona di klaster pariwisata. "Jadi, kita selaku pemgelola tempat wisata tegas terhadap penerapan protokol kesehatan pada setiap pengunjung guna mencegah penularan virus corona di tempat wisata," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Asdi (36), karyawan pengelola tempat wisata laiinya. Ia mengatakan, pihak tidak akan memberikan toleransi pada pengunjung tidak memakai masker masuk ke lokasi wisata. Sesuai protap setiap wisatawan yang akan masuk ke tempat wisata harus mentaati protokol kesehatan, salah satunya memakai masker.

"Jadi, bagi pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan tidak kita izinkan masuk ke lokasi wisata demi keselamatan bersama dan mencegah terpapar virus corona," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Bengkulu, Murlin Hamizar mengatakan, pihaknya akan menindak tegas warga tidak memakai masker saat berada di tempat umum, salah satunya di tempat wisata.

Selain tu, jika ditemukan kurumunan di tempat wisata langsung dibubarkan karena sebelumnya masyarakat dilarang berkerumun sebab dapat menimbulkan penyebaran virus corona

Untuk itu, pihaknya telah mengerahkan belasan anggota Satpol PP Pemprov Bengkulu guna mengawasi penerapan protokol kesehatan di tempat wisata dan tempat umum lainya selama libur Natal dan cuti bersama di Bengkulu.

"Ini kita lakukan untuk mencegah jangan sampai kasus Covid-19 di Bengkulu meningkat setelah libur Natal dan cuti bersama serta muncul klaster baru penyebaran Covid-19 di daerah ini," ujarnya. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon