Aparat Keamanan Siaga Satu di Timika
Jumat, 19 Oktober 2012 | 06:38 WIB
Pengamanan dipusatkan di 15 titik rawan
Aparat Kepolisian dibantu TNI mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan di Timika dan sekitarnya, terkait rencana kelompok-kelompok tertentu, yang akan mengibarkan Bintang Kejora pada Jumat, 19 Oktober 2012.
Kapolres Mimika, AKBP Denni Edward Siregar di Timika, Jumat mengatakan, pengamanan dipusatkan pada 15 titik rawan di sekitar Kota Timika.
Yakni di Lapangan Timika Indah, Bandara Mozes Kilangin dan sejumlah Satuan Pemukiman(SP) warga transmigrasi.
Sehubungan dengan itu, pada Kamis (18/10) digelar apel gabungan di halaman Kantor DPRD Mimika, yang diikuti sekitar 300 personel TNI dan Polri.
Menurut informasi yang diterima pihak kepolisian, demikian kata Denni Siregar, ada kelompok-kelompok tertentu, yang berencana mengibarkan Bintang Kejora pada Jumat (19/10) di seluruh wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.
"Kami mengantisipasi adanya gangguan keamanan berdasarkan perkiraan intelijen dan masukan dari berbagai pihak," kata Denni Siregar.
Menurut dia, saat ini pihak kepolisian menetapkan status siaga satu, di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.
Status siaga satu tersebut berlaku mulai hari ini, Jumat 19 Oktober 2012 hingga 23 Oktober 2012.
Meskipun dalam kondisi siaga satu, Kapolres Mimika Denni Siregar mengimbau masyarakat setempat, tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.
Aparat Polri dan TNI, katanya, akan menindak tegas jika ada oknum yang sengaja mengganggu situasi kamtibmas termasuk melakukan upaya pengibaran Bintang Kejora.
"Kita akan bertindak sesuai prosudur," janji Denni Siregar.
Aparat Kepolisian dibantu TNI mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan di Timika dan sekitarnya, terkait rencana kelompok-kelompok tertentu, yang akan mengibarkan Bintang Kejora pada Jumat, 19 Oktober 2012.
Kapolres Mimika, AKBP Denni Edward Siregar di Timika, Jumat mengatakan, pengamanan dipusatkan pada 15 titik rawan di sekitar Kota Timika.
Yakni di Lapangan Timika Indah, Bandara Mozes Kilangin dan sejumlah Satuan Pemukiman(SP) warga transmigrasi.
Sehubungan dengan itu, pada Kamis (18/10) digelar apel gabungan di halaman Kantor DPRD Mimika, yang diikuti sekitar 300 personel TNI dan Polri.
Menurut informasi yang diterima pihak kepolisian, demikian kata Denni Siregar, ada kelompok-kelompok tertentu, yang berencana mengibarkan Bintang Kejora pada Jumat (19/10) di seluruh wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.
"Kami mengantisipasi adanya gangguan keamanan berdasarkan perkiraan intelijen dan masukan dari berbagai pihak," kata Denni Siregar.
Menurut dia, saat ini pihak kepolisian menetapkan status siaga satu, di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.
Status siaga satu tersebut berlaku mulai hari ini, Jumat 19 Oktober 2012 hingga 23 Oktober 2012.
Meskipun dalam kondisi siaga satu, Kapolres Mimika Denni Siregar mengimbau masyarakat setempat, tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.
Aparat Polri dan TNI, katanya, akan menindak tegas jika ada oknum yang sengaja mengganggu situasi kamtibmas termasuk melakukan upaya pengibaran Bintang Kejora.
"Kita akan bertindak sesuai prosudur," janji Denni Siregar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




