Polri: Penembak di Puncak Jaya Orang Asli Papua

Jumat, 11 Januari 2013 | 16:24 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar
Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar (AFP)
Pelaku memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 160 cm dan berasal dari etnis asli Papua.

Mabes Polri menyatakan bahwa pelaku penembakan terhadap anggota TNI dan warga sipil di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, yang terjadi pada Kamis (10/1) sekitar pukul 17.30 WIT, sudah teridentifikasi. Pelaku mempunyai ciri tinggi sekitar 160 cm dan berasal dari etnis asli Papua.

"Kejadiannya pada saat hujan. Ciri-cirinya tinggi 160 cm, orang lokal (Papua). Sedang dilakukan langkah pemeriksaan, termasuk uji forensik dan olah TKP," kata Karo Penmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jumat (11/1).

Pelaku penembakan sendiri dilabeli polisi sebagai Orang Tak Dikenal (OTK).

Dalam kejadian ini, diketahui yang pertama tertembak adalah anggota Batalyon 752 Nabire bernama Praka Hasan yang saat itu sedang bertugas di Puncak Jaya. Dia ditembak dari arah belakang, namun nyawanya berhasil diselamatkan.

Hanya saja, nasib naas harus menimpa Abbas Hadis, seorang warga sipil. Dia kemudian juga tertembak di bagian dada kanan, dan nyawanya tidak tertolong lagi.

Kronologis kejadiannya berawal saat anggota TNI tersebut berada di Pasar Kota Lama Mulia dan langsung ditembak di bagian punggungnya. Pelaku lalu lari menjauh dan kemudian kembali menembak Abbas yang saat itu sedang berada di depan rumah.

"Pelaku lari ke arah pegunungan dan terus kita kejar," tambah Boy.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon