Kabareskrim: Kalau di Kota, Pasti Sudah Kami Tangkap
Selasa, 26 Februari 2013 | 17:15 WIB
Jakarta - Kabareskrim Polri Komjen Sutarman mengklaim jika pihaknya sudah mengetahui detail pelaku penyerangan yang menewaskan delapan orang anggota TNI dan empat orang sipil, dalam penyerangan berdarah di dua tempat berbeda di Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Puncak, Kamis (21/2) lalu.
"Kami terus menyelidiki. Kelompok-kelompoknya sudah diketahui, berdasarkan informasi Kapolda Papua (Irjen Tito Karnavian) dan koordinasi dengan intansi terkait, karena medannya luar bisa berat. Belum ada tim khusus dengan TNI, tapi kami back-up Polda Papua," kata Sutarman.
Bahkan, jenderal bintang tiga ini mengklaim hampir semua data tentang pelaku sudah diketahui. "Koordinat pelaku, jumlah personel, jumlah senjata pun kita tahu," lanjutnya.
Lantas kalau tahu, mengapa tidak ditangkap dengan segala upaya? "Ini perlu satu pertimbangnan yang matang. Medannya itu (berat), kalau di kota pasti (sudah) kita tangkap. Pertimbangan kita, kita tidak mau ada korban. Pelaku-pelakunya ya (Goliath Tabuni) itu," jawab Sutarman.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto telah memastikan, tidak ada peningkatan status di Papua, pasca penembakan terhadap delapan anggota TNI itu. Status Papua menurutnya tidak dinaikkan menjadi Daerah Operasi Militer (DOM), tetapi tetap "Tertib Sipil".
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




