ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Keluarga Pilot Susi Air Minta Perlindungan Privasi ke Pemerintah Selandia Baru

Kamis, 9 Februari 2023 | 16:16 WIB
MF
MF
Penulis: Muhammad Fakhruddin | Editor: DIN
Pesawat Susi Air.
Pesawat Susi Air. (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - Nasib pilot pesawat Susi Air Kapten Philips Max Marthin berkebangsaan Selandia Baru hingga kini belum diketahui. Keluarga Kapten Philips M meminta privasinya dilindungi oleh pemerintah Selandia Baru setelah mendapat kabar insiden dibakarnya pesawat Susi Air oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

"Keluarga telah meminta privasi pada saat yang sangat menantang ini," demikian pernyataan yang diterima Redaksi Beritasatu.com dari Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru, Rabu (9/2/2023).

Dalam pernyataan tersebut, Pemerintah Selandia Baru juga bekerja sama dengan instansi terkait di Selandia Baru dan Indonesia untuk mencari keberadaan Pilot Susi Air Kapten Philips. Selain itu, Kepolisian Selandia Baru juga mendukung upaya pencarian yang dilakukan TNI-Polri di Indonesia. "Polisi mendukung respon lintas lembaga melalui petugas penghubung polisi kami yang berbasis di Jakarta," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru dalam pernyataan tersebut.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Wakapolda Papua, Brigjen Ramdani Hidayat mengatakan hingga kini tim gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pencarian terhadap pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut. "Sampai saat ini kita belum tau nasib pilot tersebut namun yang jelas kita akan terus berupaya mencari. Konsolidasi akan kita bangun dengan pemerintah kabupaten Nduga dan juga para tokoh yang ada di sana," ungkap Brigjen Ramdani, Kamis (9/2/2023).

Wakapolda juga mengaku bila pihaknya telah mendeteksi keberadaan pilot. Namun belum bisa memastikan apakah pilot tersebut benar disandera KKB atau tidak. "Kita sudah deteksi keberadaan pilot, namun kita belum bisa sampaikan. Saat ini tim gabungan dibantu warga masih terus berupaya mencari," jelasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon