Perbaikan Sejumlah Jalan Tol Sumatera Dipercepat Sebelum Sebelum Mudik
Rabu, 22 Maret 2023 | 10:49 WIB
Lampung Tengah, Beritasatu.com - PT Hutama Karya (PT HK) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) terus mempercepat peningkatan kualitas dan pemeliharaan jalan Tol Trans Sumatera sebelum dimulainya momen mudik 2023. PT Hutama Karya juga menyiapkan berbagai peningkatan pelayanan dan strategi untuk memitigasi kepadatan di gerbang tol Sumatera.
Peningkatan kualitas jalan dilakukan di beberapa titik dari Bakauheni sampai Kayu Agung. Perbaikan dan peningkatan kualitas Jalan Tol Trans Sumatera ditargetkan selesai dan siap digunakan para pemudik pada 7 April 2023. Pemeliharaan ini dengan berbagai metode, seperti scraping, filling and overlay (SFO) hingga rekonstruksi beton rigid.
Selain mempercepat peningkatan kualitas dan pemeliharaan jalan Tol Trans Sumatera, menyambut arus mudik Lebaran 2023, PT Hutama Karya melakukan penambahan petugas dan pelayanan. Penambahan layanan di rest area seperti penambahan toilet, SPBU, SPKLU, ATM dan bengkel siaga.
Selain itu, PT Hutama Karya juga akan menambah petugas di beberapa gerbang tol untuk membantu tapping kartu tol serta penambahan petugas untuk menjaga keamanan, baik di pos yang ada didirikan maupun di rest area.
Branch Manager Ruas Tol Terbanggi-Kayu Agung (Terpeka), Taufiq Hidayat mengatakan, lebaran tahun ini merupakan tahun pertama sejak PPKM secara resmi dicabut oleh pemerintah, sehingga pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan.
"Tren ini sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2022 yang lalu saat lebaran. Dimana saat itu meski PPKM belum dicabut, namun beberapa relaksasi dan kelonggaran sudah dilakukan di beberapa daerah," kata Taufik Hidayat, Selasa (21/3/2023).
Lebih lanjut, Taufik Hidayat menjelaskan, untuk lonjakan jumlah pemudik dari sisi ruas Bakauheni diprediksi akan terjadi lonjakan hingga dua kali lipat dibanding dengan kondisi kendaraan yang melintas saat kondisi normal.
"Dari sisi Bakauheni kondisi normal 36 ribu kendaraan setiap hari dan diprediksi akan mengalami lonjakan hingga 70 ribu. Untuk sisi Terbanggi hingga Kayu Agung kondisi normal sekitar 8 ribu dan akan mengalami kenaikan hingga 3 kali lipat," jelasnya.
Untuk puncak arus mudik sendiri jika dilihat dari tren tahun sebelumnya akan terjadi pada tanggal 19 April atau H-3, sementara arus balik akan terjadi pada tanggal 25 April atau H+2.
"Nanti kita akan tingkatkan patroli pengamanan selain itu kita tambah personel. Sekarang juga kita sudah ada CCTV yang terpasang selama 24 jam. Sehingga harapannya mudik tahun ini bisa lancar," terangnya.
Taufik Hidayat menambahkan, pihaknya bersinergi dengan PT ASDP Indonesia Ferry dengan menyiapkan kantong parkir tambahan dan booth tiket kapal ferry di rest area agar tidak terjadi antrean di gerbang tol Bakauheni Selatan menuju penyebrangan ke pelabuhan serta menyediakan mobil ATM berjalan demi mempermudah transaksi pengguna jalan.
"Kita juga sudah siapkan tim patroli 24 jam untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan," ucap Taufik Hidayat.
Selain itu, menurut Taufik Hidayat, pihaknya juga akan bekerjasama dengan stakeholder terkait.
"Pihak kepolisian, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BNPB dan juga mitra lainnya yang saling bersinergi yang selama ini sudah berjalan," pungkas Taufik Hidayat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




