Viral Suami Kades di Jaten Blitar Rekayasa Buang Bayi Hasil Selingkuh
Jumat, 24 Maret 2023 | 11:31 WIB
Blitar, Beritasatu.com - Kepolisian Resort Tulungagung menetapkan Riyanto (45), suami Kepala Desa Jaten, Kabupaten Blitar, Jawa Timur sebagai tersangka utama pembuangan bayi lahir prematur di jalan desa perbatasan Tulungagung-Blitar pada Senin (20/3/2023).
Bayi laki-laki dengan bobot 1,7 kilogram itu akhirnya meninggal dunia di Puskesmas Ngantru, setelah sempat dirawat dan dimasukkan inkubator, diberi oksigen, serta dibantu jantungnya.
Riyanto membuang bayi hasil hubungan gelapnya dengan wanita berinisial WY (30). Keduanya kini telah ditetapkan tersangka dan ditahan. Dari pemeriksaan, diketahui bahwa keduanya telah menjalin hubungan gelap sejak November 2021.
"Keduanya merancang skenario seolah menemukan bayi yang sebenarnya masih anak dari tersangka WY, hasil hubungan gelap mereka," kata Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori di Tulungagung, Kamis (23/3/2023) dikutip dari Antara.
Kasus rekayasa penemuan bayi di tepi jalan Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Tulungagung pada Senin (20/3/2023) sore itu menarik perhatian publik khususnya di media sosial setempat, karena pelaku pembuangan bayi adalah saksi pelapor itu sendiri.
Rupanya RY atau Riyanto ingin mengaburkan jejak asal-usul bayi hasil hubungan gelap dengan WY, mantan pekerja migran di Taiwan asal Desa Pojok, yang masih tetangga desanya. Menurut Ansori, Riyanto diduga ingin merekayasa cerita seolah mengadopsi bayi yang tak sengaja dia temukan di tepi jalan.
"Dugaan motifnya kurang-lebih seperti itu. Tersangka tidak mau semata-mata merawat bayi hasil hubungan gelap karena bisa menjadi aib keluarga," katanya.
Sebelum lahir, Riyanto dan WY, sempat beberapa kali melakukan upaya menggugurkan kandungan. Mereka pernah mendatangi seorang dukun, namun gagal menggugurkan kandungannya.
Lalu mereka mencari orang sakti yang bisa memindahkan kandungan ke orang lain, tapi tak menemukan orang tersebut. Gagal percobaan pertama keduanya lalu berselancar di internet untuk mencari obat penggugur kandungan.
Ada tujuh kapsul yang diminum oleh WY, masing-masing obat diminum satu kapsul tiap satu jam. Di jam ke delapan obat terakhir dimasukkan dalam kemaluan WY.
"Jadi dengan sengaja keduanya membeli obat penggugur kandungan. Obat itu lalu dikonsumsi oleh WY," kata Anshori.
Setelah meminum obat tersebut, selang lima jam WY alami kontraksi dan melahirkan bayi laki-laki berbobot 1,7 kilogram, panjang 40 cm pada Senin (20/3) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kelahiran bayi itu terjadi di rumah WY di Desa Mayangan Kecamatan Ngantru. Lalu Riyanto membungkus bayi dengan kain batik dan dimasukkan dalam kardus.
Dengan mengendarai mobil, Riyanto lalu membawa bayi tersebut ke persawahan di Dusun Genengan Desa Pojok Kecamatan Ngantru. Riyanto lalu pura-pura menemukan bayi itu dan membawanya ke Puskesmas Ngantru.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




