Emak-emak di Konawe Kepulauan Mengamuk karena Pencemaran Limbah Tambang Nikel
Kamis, 25 Mei 2023 | 06:22 WIB
Padahal, biasanya air langsung masuk ke dalam rumah dari jaringan pipa penampungan di hutan. Namun, air bersih tersebut kini sudah tercemar.
Ratna marah karena sudah kesulitan mendapatkan air bersih untuk digunakan mencuci, masak dan mandi seperti biasanya.
"Bagaimana tidak mau marah, kita mau mandi tidak bisa, masak, mencuci tidak bisa. Sedangkan binatang saja memerlukan air, apalagi manusia," ujarnya.
Ia pun meminta perusahaan tambang di Konawe Kepulauan itu berhenti beroperasi dan angkat kaki dari Pulau Wawonii. Apalagi, aktivitas perusahaan tambang tersebut sudah dinyatakan ilegal melalui putusan PTUN Kendari.
Ratusan warga dari tiga desa, di Kecamatan Wawonii Tenggara sudah hampir dua pekan tidak bisa mengonsumsi air bersih. Penampungan air mereka sudah tercemar lumpur imbas aktivitas tambang nikel.
Warga juga sudah berupaya membersihkan penampungan air di hutan, namun usaha mereka sia-sia lantaran sumber air bersih tercemar dari hulu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




