Masalah Tapal Batas, 2 Warga Tewas dalam Bentrokan Antarsuku di Nabire Papua Tengah
Rabu, 7 Juni 2023 | 20:35 WIB
Nabire, Beritasatu.com – Bentrok antar dua suku di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah menewaskan dua warga. Bentrok suku ini terjadi antara suku Dani dengan suku Mee.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan bentrok tersebut terjadi pada Selasa, (6/6/2023) di Kampung Urumusu, Distrik Uwapa Kabupaten Nabire.
"Bentrok itu terjadinya siang, sekira pukul 12 siang, penyebabnya masalah pencabutan plang Tapal Batas Lokasi Tanah Adat di Kampung Urumusu Distrik Uwapa Kabupaten Nabire," ungkap Kombes Benny, Rabu (7/5/2023).
Dijelaskan Kombes Benny kejadian berawal saat suku Dani secara sepihak menyerobot tanah milik Suku Mee dan masyarakat di Distrik Topo.
"Permasalahan tapal batas ini sebenarnya sudah akan dimediasi oleh Polres Nabire. Namun belum lagi ada pertemuan, kedua suku sudah saling serang," jelas Benny.
Akibat peristiwa tersebut 2 orang Suku Mee dilaporkan meninggal dunia karena mengalami luka panah dan bacokan senjata tajam.
"Untuk saat ini dua korban tersebut telah dibawa ke RSUD Nabire," ungkap Kombes Benny.
Kasus ini tengah ditangani oleh Polres Nabire. Benny mengatakan Polres Nabire tengah melakukan upaya mediasi antara Suku Mee dengan Suku Dani di Polres Nabire untuk mencari solusi penyelesaian masalah tapal batas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




