ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapolda Papua Ungkap Nilai Tebusan Kapten Philips yang Disanggupi Pemerintah

Selasa, 4 Juli 2023 | 22:33 WIB
MT
FS
Penulis: Meirto Tangkepayang | Editor: FFS
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri.
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri. (Beritasatu.com/Nugie Tangkepayung)

Jayapura, Beritasatu.com - Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengungkapkan pemerintah Papua bersedia menyiapkan uang tebusan yang diminta oleh KKB Egianus Kogoya untuk membebaskan pilot Susi Air, Kapten Philips Mark Mehrtens. Irjen Fakhiri mengungkapkan uang yang disiapkan pemerintah untuk menebus Kapten Philips. 

"Saya hari itu sudah menyampaikan kepada Penjabat Bupati Nduga apabila dia (Egianus Kogoya) minta, tapi tidak boleh lebih dari Rp 5 miliar, itu saya sampaikan akan dikasih," ungkap Irjen Fakhiri, Senin (3/7/2023).

Namun demikian, Menurut Irjen Fakhiri ada mekanisme yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk mengeluarkan dana tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kami tentunya akan bicara lagi dengan pemerintah bagaimana mekanisme dalam pencairan dana itu agar nantinya tidak menimbul masalah hukum kepada pemerintah daerah. Itu kita akan bicarakan dengan baik," jelas Fakhiri.

Irjen Fakhiri juga menegaskan bila pihaknya adalah bagian dari hukum di Indonesia. Untuk itu, uang tebusan Kapten Philips telah dibicarakan dengan pemerintah pusat agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

"Jadi jangan sampai disalahartikan ya. Tidak ada itu pemerintah menyiapkan uang itu disampaikan Kapolda apabila dia mau bargaining dengan uang tentunya karena kami memahami hukum, tidak mau melibatkan pemerintah daerah nanti salah dalam mekanisme uang. Makanya paling tidak saya cuma bilang Rp 5 miliar. Dan tentunya apa yang kami sampaikan kan sudah kita sampaikan ke pimpinan atas supaya semuanya clear, itu berkaitan negosiasi," beber Irjen Fakhiri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

NASIONAL
11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

NUSANTARA
14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

NUSANTARA
Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

LIFESTYLE
Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

NASIONAL
Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon