Teror KKB di Yahukimo, Ratusan Warga Sipil Mengungsi
Jumat, 8 September 2023 | 17:38 WIB
Dekai, Beritasatu.com - Ratusan warga dari 40 keluarga mengungsi sementara akibat rangkaian aksi kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan warga sipil yang mengungsi tersebut telah ditangani oleh Polres Yahukimo.
"Mereka cuma mengamankan diri ke rumah masyarakat dan ini sudah ditangani Polres Yahukimo," ungkap Irjen Fakhiri, Jumat (8/9/2023).
Kapolda Fakhiri mengaku telah memerintahkan personel untuk mengatasi masalah tersebut. Menurut Irjen Fakhiri, warga sipil yang mengungsi ini adalah mereka yang tinggal di pinggiran Distrik Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo.
"Mereka pasti takut dengan aksi kekerasan KKB makanya memilih mengamankan diri sementara," tukas Fakhiri.
Data yang dihimpun Beritasatu.com, para pengungsi menempati empat titik penampungan, yakni kompleks SMKN 1 Dekai, Kompleks Pasema Sosiaal KM 2, Perumahan Sosial KM 4 dan Kompleks Silimo Kali Merah.
"Ini tentunya menjadi atensi kita semua. Makanya saya kan berulang kali menyampaikan kepada kapolres dan ke pemerintah daerah untuk daerah-daerah yang susah dijangkau yang kurang bisa kita awasi, sebaiknya masyarakat dibawa ke dalam kota supaya mudah dikontrol oleh pemerintah dan aparat keamanan,"pungkas Itjen Fakhiri.
Dalam beberapa bulan terakhir Kabupaten Yahukimo kerap menjadi sasaran aksi kekerasan KKB. Sebelumnya sebuah bangunan serbaguna yang menaungi kantor dinas BPMK, kantor PTSP, dan kantor Dispenda Kabupaten Yahukimo hangus terbakar pada Kamis (24/8/2023).
Sebelumnya pada tanggal 12 Agustus 2023, seorang pria bernama Jefri Limbong Allo, yang bekerja sebagai pengantar air galon dianiaya di Jalan Gunung, Distrik Dekai.
Sehari sebelumnya seorang warga sipil ditembak KKB di Jalan Sosial Matoa, Distrik Dekai. Paska-aksi tersebut Polres Yahukimo mengamankan tiga anggota KKB yang diduga kuat pelaku aksi penembakan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




