Ibu Korban Perundungan di Ponpes Darul Quran Kampar Riau Sebut Anaknya Diinjak-injak dan Dipukul
Jumat, 6 September 2024 | 12:30 WIB
Kampar, Beritasatu.com - Ibu FAS (13), Shinta Offianty, membeberkan kronologi anaknya menjadi korban bullying atau perundungan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Quran, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.
Shinta mengatakan, FAS diduga dianiaya oleh pelaku berinisial R dan A dengan cara dipukul dan kepalanya dinjak-injak. Peristiwa itu terjadi pada 31 Juli 2024 lalu. Namun, sejak awal kejadian hingga saat ini, menurutnya tidak ada satu pun pihak ponpes yang mengunjungi dan melihat kondisi anaknya itu.
"Sampai detik ini enggak ada yang jenguk atau meminta maaf kepada kami," ucap Shinta kepada Beritasatu.com, dikutip Jumat (6/9/2024).
Diungkap Shinta, dugaan penganiyaan ini bukan yang pertama kali dialami oleh putranya. Pada awal masuk sekolah, FAS pernah mengalami dugaan kekerasan yang dilakukan oleh kakak kelasnya.
"Awal dia masuk pondok, dadanya dihantam sama kakak kelas. Dua bulan setelah itu baru saya tahu, tetapi katanya sudah diproses guru dan sudah didenda dan dihukum muridnya. Sudah diselesaikan oleh pihak sekolah," kata Shinta.
Sebelum kejadian ini, anaknya juga telah beberapa kali mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh pengasuh atau ustaz di ponpes.
"Anak saya pernah melarikan diri dari pondok. Terjun dari lantai dua gara-gara ininya (punggung, red) dipukul pakai bambu sama ustaz di situ. Saya tanya sama anak angkat saya yang juga sekolah di sana, rupanya dia dipukul pakai bambu," beberapa Shinta.
Setelah kejadian, korban lari tengah malam dari asrama ponpes. Dia berjalan kaki sejak pukul 03.00 WIB dini hari. Setelah dicari, F ditemukan pukul 21.00 WIB.
"Setelah diantar kembali ke pondok, dia merasa ketakutan, ada yang janggal," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




