ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tampil Nyentrik, Jemaah Haji Asal Polman Disambut Meriah Ribuan Warga

Jumat, 20 Juni 2025 | 09:06 WIB
MA
IC
Penulis: Muhammad Asyharuddin Arbab | Editor: CAH
Kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, disambut meriah ribuan warga di gedung Gabungan Dinas Polewali.
Kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, disambut meriah ribuan warga di gedung Gabungan Dinas Polewali. (Beritasatu.com/Muhammad Asyharudin Arbab)

Polewali Mandar, Beritasatu.com - Kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, disambut meriah ribuan warga di gedung Gabungan Dinas Polewali.

Sebanyak 280  jemaah haji yang tergabung dalam kloter 11 ini tiba di Polewali Mandar menggunakan pakaian nyentrik khas Sulawesi yang lebih dikenal oleh masyarakat lokal dengan sebutan pakaian madawarah.

Keluarga maupun kerabat bahkan rela berdesak-desakan demi melihat jemaah haji yang baru saja tiba melaksanakan ibadah haji di Makkah.

ADVERTISEMENT

Kemeriahan semakin terlihat saat para jemaah haji turun dari bus dengan pakaian nyentrik menuju tempat istirahat yang disiapkan oleh pemerintah setempat.

Pemandangan seperti ini sudah menjadi tradisi turun temurun yang dilakukan oleh jemaah haji saat tiba di kampung halamannya. Jemaah haji khususnya perempuan sebelum tiba di kampung halamannya sengaja menyempatkan diri untuk berdandan dan berpakaian semenarik mungkin sebelum bertemu dengan keluarganya.

Para jemaah haji perempuan menggunakan perhiasan emas dan pakaian menawan dengan warna yang mencolok yang biasa dikenal dengan nama pakaian madawarah. Sementara untuk jemaah haji laki-laki menggunakan pakaian gamis panjang (thawb) dan penutup kepala (khefiyyeh) layaknya cara berpakaian pria yang ada di Arab.

Ratusan jemaah haji ini disambut langsung oleh Bupati Polewali Mandar Samsul Mahmud bersama jajaran.

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud berpesan kepada para jemaah haji agar tetap menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala sakit.

"Terus jaga kesehatan, terapkan pola hidup sehat, jika memiliki gejala penyakit segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," kata Samsul Mahmud di hadapan para jemaah haji.

Selain itu ia juga berpesan agar gelar haji yang disandang oleh para jemaah haji bisa dijaga dengan baik dan lebih meningkatkan ibadah.

"Terus jaga kemabruran haji kita, kalau kita sudah datang haji, tentu ada peningkatan ibadah dan menjadi teladan ditengah masyarakat terutama dalam keluarga. Saya harap kita berubah ke arah lebih baik," ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Aji Assul itu juga menyampaikan permohonan maaf jika selama pelaksanaan ibadah haji terdapat pelayanan yang kurang maksimal.

"Jika dalam perjalanan haji hingga proses kembali ada pelayanan dari Kesra Kabupaten Polman yang kurang maksimal saya sebagai bupati Polman menyampaikan permohonan maaf," ungkapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenhaj Perketat Cegah Haji Nonprosedural, 80 WNI Batal Berangkat

Kemenhaj Perketat Cegah Haji Nonprosedural, 80 WNI Batal Berangkat

NASIONAL
Asrama Haji Sukolilo Heboh, Jemaah Demensia Berontak Ingin Pulang

Asrama Haji Sukolilo Heboh, Jemaah Demensia Berontak Ingin Pulang

JAWA TIMUR
Kemenhaj dan Arab Saudi Rutin Bertemu Bahas Kesiapan Haji 2026

Kemenhaj dan Arab Saudi Rutin Bertemu Bahas Kesiapan Haji 2026

NASIONAL
Mekkah Punya Wajah Baru yang Siap Menampung 900.000 Jemaah

Mekkah Punya Wajah Baru yang Siap Menampung 900.000 Jemaah

INTERNASIONAL
Temui Jaksa Agung, Menhaj Minta Pendampingan Cegah Korupsi Haji

Temui Jaksa Agung, Menhaj Minta Pendampingan Cegah Korupsi Haji

NASIONAL
Menag: Kepuasan Jemaah Haji 2025 Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

Menag: Kepuasan Jemaah Haji 2025 Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon