ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ketua DPD Minta Pemerintah Antisipasi Kemacetan Saat Mudik

Senin, 25 April 2022 | 17:38 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Ilustrasi mudik dengan bus.
Ilustrasi mudik dengan bus. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Surabaya, Beritasatu.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti, mendesak pemerintah segera mengantisipasi kemacetan saat mudik lebaran.

Senator asal Jawa Timur itu mengingatkan petugas untuk menyiapkan skenario jika terjadi kemacetan panjang pada jalur-jalur mudik utama.

"Sebab tahun ini prediksi pemudik mencapai 85 juta orang maka kita bisa bayangkan seperti apa padatnya arus lalu lintas," tutur LaNyalla yang sedang reses di Jawa Timur, Minggu (24/4/2022).

Baca Juga: Jalan Tol Masih Jadi Jalur Primadona Bagi Para Pemudik

ADVERTISEMENT

LaNyalla juga mengimbau agar dilakukan tindakan terukur dan aturan yang wajar kepada masyarakat yang banyak menggelar pasar kaget pada saat mudik.

Terlebih pedagang yang menggelar pasar kaget di jalanan daerah. Karena bisa menjadi pemicu kemacetan parah saat mudik.

"Mereka hanya memanfaatkan momentum keramaian untuk mendapatkan keuntungan. Namun harus diingat juga keselamatan dan ketertiban dalam perjalanan," ujarnya.

LaNyalla juga mengingatkan kepada personel kepolisian guna menertibkan parkir liar di sekitar jalanan yang membentuk pasar kaget atau pasar dadakan agar tidak menambah parahnya kemacetan yang timbul saat mudik.

Sementara itu kepada masyarakat, LaNyalla mengingatkan agar mematuhi aturan yang telah dikeluarkan.

Baca Juga: Kemenhub: Mudik dengan Kendaraan Pribadi Wajib Masker

"Saya mengingatkan warga agar mematuhi aturan. Terutama pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi jangan sampai mengendarai kendaraan sambil memainkan HP. Jangan juga menahan kantuk bahkan memaksakan mengendarai mobil atau motor dalam kondisi kurang fit," ujarnya.

Menurutnya, perilaku seperti itu saat mudik dapat menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas karena tidak konsentrasi.

"Apalagi jika mengendarai kendaraan sambil live di media sosialini sangat membahayakan," ujarnya.

Baca Juga: H-7, Warga yang Akan Mudik Mulai Padati Stasiun Pasar Senen

Sedangkan jalan tol masih menjadi jalur primadona bagi para pemudik. Hingga saat ini, pilihan menggunakan jalan tol masih cukup tinggi bagi pemudik. Sebagaimana diungkapkan oleh Jasa Marga tercatat arus mudik sebanyak 312.755 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek hingga Sabtu (23/4/2022). Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Makna Halalbihalal: Kunci Hidup Sehat, Bahagia, dan Cerdas

Makna Halalbihalal: Kunci Hidup Sehat, Bahagia, dan Cerdas

NASIONAL
Viral, Kreator Konten Ini Mudik dari Jakarta ke Surabaya Pakai Jet Ski

Viral, Kreator Konten Ini Mudik dari Jakarta ke Surabaya Pakai Jet Ski

JAKARTA
Mudik Maut, Suami Tewas karena Selamatkan Istri Hamil Jatuh dari Kapal

Mudik Maut, Suami Tewas karena Selamatkan Istri Hamil Jatuh dari Kapal

INTERNASIONAL
Di Balik Arus Mudik, Ada Polisi yang Menahan Rindu dan Pengabdian

Di Balik Arus Mudik, Ada Polisi yang Menahan Rindu dan Pengabdian

JAWA TENGAH
Ratusan Penumpang Tertahan di Terminal Leuwipanjang Imbas One Way

Ratusan Penumpang Tertahan di Terminal Leuwipanjang Imbas One Way

NASIONAL
Skema Mudik di Japek, One-way Diperpanjang hingga Tol Kalikangkung

Skema Mudik di Japek, One-way Diperpanjang hingga Tol Kalikangkung

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon