ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Santri Diajak Gelorakan Semangat Resolusi Jihad Lawan Terorisme

Kamis, 20 Oktober 2022 | 23:17 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar dalam seminar nasional kebangsaan kerja sama BNPT dengan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kalimantan Barat (Kalbar) di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 20 Oktober 2022. 
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar dalam seminar nasional kebangsaan kerja sama BNPT dengan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kalimantan Barat (Kalbar) di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 20 Oktober 2022.  (ANTARA/HO-PMD BNPT.)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar mengajak para santri menggelorakan kembali semangat Resolusi Jihad yang dipelopori oleh ulama KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945 untuk melawan intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

"Ini momentum besar dari peristiwa sejarah masa lalu yang tidak bisa dipisahkan perjuangan NKRI. Sejatinya waktu itu setelah Proklamasi 17 Agustus 1945, kita tahu terjadi agresi militer oleh tentara asing, tentara Belanda. Sampailah pada tanggal 22 Agustus 1945, lahir fatwa tokoh ulama dan Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyekh KH M Hasyim Asy'ari untuk resolusi jihad fii sabilillah melawan penjajahan, musuh negara," ujar Boy Rafli Amar, di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (20/10/2022).

Pernyataan itu diucapkan Kepala BNPT saat menghadiri seminar nasional kebangsaan kerja sama BNPT dengan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kalimantan Barat (Kalbar) di Pontianak. Seminar ini digelar dalam rangka peringatan HSN 2022.

HSN ditetapkan pada tahun 2015 melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 dengan didasarkan pada peristiwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 yang menunjukkan peran besar santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan melawan musuh bersama bangsa ini pada masa itu, yakni penjajahan.

ADVERTISEMENT

Dengan demikian, menurut Boy, sudah sepatutnya semangat Resolusi Jihad itu kembali digelorakan oleh para santri untuk melawan terorisme, terutama di tengah momentum HSN 2022 pada 22 Oktober mendatang.

Boy Rafli menyampaikan Resolusi Jihad merupakan pembelajaran penting bagi bangsa Indonesia, khususnya para santri dalam membela Tanah Air bersama seluruh komponen masyarakat pada masa itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ustaz Ahmad Al Misri Bantah Tudingan Lecehkan Santri Sesama Jenis

Ustaz Ahmad Al Misri Bantah Tudingan Lecehkan Santri Sesama Jenis

NASIONAL
Ramadan, Santri di Subang Bertani dan Beternak demi Ketahanan Pangan

Ramadan, Santri di Subang Bertani dan Beternak demi Ketahanan Pangan

JAWA TIMUR
Santri Pondok Pesantren di Kendal Jago Rakit Pesawat Aeromodelling

Santri Pondok Pesantren di Kendal Jago Rakit Pesawat Aeromodelling

JAWA TENGAH
Lebak Siapkan Rp 1 Miliar untuk Program Santri Rakyat

Lebak Siapkan Rp 1 Miliar untuk Program Santri Rakyat

BANTEN
Dina Lorenza Nilai Pesantren Kunci Cetak Pemimpin Agamis

Dina Lorenza Nilai Pesantren Kunci Cetak Pemimpin Agamis

LIFESTYLE
Prabowo: Santri dan Ulama Berperan Penting dalam Kemerdekaan Indonesia

Prabowo: Santri dan Ulama Berperan Penting dalam Kemerdekaan Indonesia

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon