Akibat Persoalan Pajak, Laba Bajaj Tergerus 29%
Rabu, 15 Oktober 2014 | 10:49 WIB
New Delhi- Bajaj Auto hingga kuartal II-2014 (Juli-September) mengalami penurunan laba bersih sebesar 29 persen mencapai 5,91 miliar rupee (US$ 96 juta), dibandingkan periode yang sama tahun lalu 3,5 miliar rupee.
Kebijakan pajak di negara tersebut menjadi salah satu pemicu penurunan produsen sepeda motor terbesar kedua di India tersebut.
Pada 2011, Bajaj meminta pembebasan pembayaran pajak kepada pemerintah negara bagian Uttarakhand, berkaitan dengan India's National Calamity Contigency Fund. Tapi pengadilan tinggi pada bulan ini memutuskan kepada perusahaan untuk membayar 3,4 miliar rupee pada periode 1 April 2007 dan akhir September. Ke depan, diharapkan perusahaan membayar kewajiban ini setiap bulan.
Tanpa pembayaran itu, laba bersih Bajaj akan mencapai 8,53 miliar rupee sejalan dengan ekspektasi analis yang disurvei Reuters sebesar 8,55 miliar rupee. Sementara pendapatan Bajaj hingga kuartal II-2014 naik mencapai 59,63 miliar rupee dari periode yang sama tahun lalu 51,75 miliar rupee.
Bajaj bersama Hero MotoCorp dan Honda Motor Co's melakukan ekspor kendaraan roda dua ke sejumlah negara Afrika dan Amerika Latin, selain memasok ke pasat dalam negeri.
Penjualan Bajaj di pasar domestik turun 11,65 persen mencapai 952.492 unit pada periode enam bulan yang berakhir September 2014. Adapun eskpor naik 30 persen mencapai 821.519 unit di periode yang sama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




